Jambi Line - Kantor pusat bank Indonesia telah melakukan Kick off serambi atau semarak rupiah Ramadan dan berkah idul Fitri tahun 2023 pada tanggal 20 Maret 2023. Kick off juga diikuti serentak oleh seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia termasuk di Jambi.
"Serambi 2023 bertujuan untuk menyediakan uang rupiah dan memberikan layanan kas yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta meningkatkan awareness terkait dengan cinta dan bangga dan paham rupiah," kata perwakilan Bank Indonesia Jambi, Hermanto, Senin (27/3).
Disampaikan Hermanto, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan suci Ramadan dan idul Fitri 1444 Hijriiah, Bank Indonesia telah memastikan kecukupan dan ketersediaan uang tunai secara nasional dalam memenuhi proyeksi kebutuhan perbankan sebesar Rp 195 triliun atau naik 8,22% dari realisasi periode yang sama tahun 2022.
"Sedangkan untuk Provinsi Jambi Bank Indonesia Jambi telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 3,05 triliun atau naik 38,63% dari realisasi periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 2,2 triliun," terang Hermanto.
Adapun komposisi uang tunai yang disiapkan Bank Indonesia Jambi, adalah Rp 2,9 triliun uang pecahan besar, dan Rp 150 miliar uang pecahan kecil.
Disampaikan Hermanto, penyediaan kebutuhan uang tunai tersebut telah memperhatikan berbagai asumsi makroekonomi terkini dan dilihat pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi pandemi covid 19 yang kian melanda.
"Mulai tanggal 27 Maret 2023 sampai dengan 20 April 2023, Bank Indonesia bekerja sama dengan perbankan menyediakan layanan penukaran uang di 5.066 titik penukaran di loket bank peserta kas titipan di muara Bungo dan Kuala Tungkal," sebutnya.
Selain itu Bank Indonesia Jambi juga berkolaborasi dengan 8 bank umum pada kegiatan layanan penukaran kas keliling bersama di beberapa titik lokasi di kota Jambi antara lain :
1. Tanggal 5 dan 6 April 2023 di taman Angso Duo
2. Tanggal 10 dan 11 April 2023 di tugu keris Siginjai
3. Tanggal 12 dan 13 April 2023 di lapangan kantor gubernur Jambi
4. Tanggal 17 dan 18 April 2023 di mall Jamtos
Layanan penukaran kas keliling bersama dapat dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran online pada situs pintar.bi.go.id.
"Mekanisme pendaftaran pemesanan penukaran tersebut merupakan upaya mitigasi kerumunan masyarakat yang berpotensi meningkatkan penyebaran konflik 19 karena setiap harinya terdapat kuota jumlah penukar yang dapat dilayan," kata Hermanto.
Dia juga mengimbau Agara masyarakat dapat bijak dapa menggunakan uang.
"Tingkat konsumsi masyarakat di periode Ramadan selalu mengalami peningkatan dan dapat memicu kenaikan inflasi oleh karenanya bank ini bisa menghimbau masyarakat lebih bijak dalam berbelanja dengan memprioritaskan kebutuhan yang wajar," tandasnya.