Jambi Line - Keberadaan angkutan batu bara terkhususnya di daerah Provinsi Jambi belakangan ini sering menjadi perbincangan oleh masyarakat.
Banyak masyarakat mengeluh dengan adanya angkutan batu bara yang mengakibatkan kemacetan panjang hingga kecelakaan.
Tatik, pedagang Sayur di RT 05, Tebing Tinggi, Kecamatan Pemayung mengeluhkan bahwa aktivitas jual beli sedkit terhambat akibat adanya tumpukan truk batu bara.
"Semoga kedepannya tidak ada lagi kemacetan, hingga kami tidak mengalami kerugian," kata Tatik seorang penjual sayur di Tebing tinggi, RT 05.
Ia meminta pemerintah dapat mengambil langkah tegas terkait penertiban ngkutan batu bara.
"Untuk itu pemerintah lebih tegas lagi untuk mengenai angkutan batu bara ini lebih lanjut, dan agar tidak ada lagi kemacetan," kata Yani, warga setempat.
Namun berbeda dengan pemilik rumah makan dan penjual minyak solar, mereka justru terbang perekonomiannya karena banyak sopir batu bara yang mampir.