Jambi Line - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi mengadakan pelatihan evakuasi di medan ketinggian untuk 26 personel, Selasa (19/9).
Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Agus Haryono. Ia sempat memberikan pembekalan kepada para personel Basarnas Jambi.
Kepala Kantor Basarnas Jambi Kornelis pun sempat memberikan arahan. Selain pihak Basarnas Jambi, Ketua Koni Provinsi Jambi Budi Setiawan turut hadir dalam pembukaan pelatihan itu.
Sebelum pelatihan ini digelar, kata Agus, pihaknya telah memetakan potensi kecelakaan dan bencana di wilayah Jambi. Salah satu yang menjadi area titik rawan kecelakaan ialah kawasan dataran tinggi.
"Kita sudah memetakan potensi-potensi apa yang ada di wilayah Provinsi Jambi dan sekitarnya. Salah satunya lokasi kecelakaan yang memerlukan teknik pertolongan di medan ketinggian," katanya.
Baco Jugo: Cekatan, Budi Setiawan Apresiasi Kegiatan Latihan SAR Jambi
Karena itu, para personel Basarnas Jambi membutuhkan pelatihan ini. Sehingga bila terjadi kecelakaan di area dengan ketinggian seperti di hutan dan pegunungan, tim ini selalu siap melancarkan operasi SAR.
"Pelatihan ini fokus bagaimana melaksanakan operasi SAR dengan kemampuan-kemampuan untuk memberikan pertolongan pada korban di medan ketinggian seperti di bangunan, hutan dan pegunungan," katanya.
Ia mengatakan para personel yang melakukan evakuasi harus mampu menggunakan alat dengan kecepatan dan ketepatan.
"Khususnya bagaimana menggunakan sistem tali. Juga bisa melakukan improvisasi sesuai keadaan yang ada," katanya.
Baco Jugo: Edi Purwanto Janji Tak Ingin Rusak Citra DPRD Seperti Sebelumnya
Pelatihan yang digelar selama tiga hari ini masuk dalam kategori Latihan Kering, yakni peningkatan kapasitas dan kemampuan di posko. Namun, pelatihan kali ini tetap seperti berada di medan yang sesungguhnya.
"Dalam Latihan Kering, kita juga ingin melatih dan memperdalam SOP. Dari sisi teori, landasan hukumnya, dan pengetahuan kita," kata Agus.