Jambi Line - Tidak seperti sebelumnya, terbentang hamparan kering di bawah Jembatan Pelangi, Sarolangun, Jambi, Rabu (1/11).
Pulau-pulau kecil yang berselimut sebaran kerikil putih, juga bermunculan di bawah jembatan warna-warni ini.
Sedangkan aliran sungai yang terdesak atau menyempit, dimanfaatkan anak-anak dengan bermain air dan memancing.
Ari, warga setempat, menyampaikan kekeringan di bawah 'pelangi' Sarolangun sudah berlangsung selama tiga bulan. Fenomena ini terjadi setiap tahun kala musim kemarau.
Baca Juga: Puluhan Hektare Sawah di Jambi Gagal Panen Imbas El Nino
Menurutnya, fenomena El Nino tidak berdampak signifikan pada kekeringan di bawah Jembatan Pelangi.
"Tidak berpengaruh nian untuk batang (sungai). Cuma memang panasnya meningkat, luar biasa," katanya, Rabu (1/11).
Walau beberapa hari ini hujan, ujar Ari, pengaruhnya belum tampak pada sungai itu.
Baca Juga: BMKG Jambi Warning 3 Daerah Berpotensi Terjadi Hujan Deras Hingga Disertai Angin Kencang dan Petir
Ia pun mengatakan kekeringan di Desa Temenggung, Kecamatan Limun, lebih parah dibandingkan di bawah jembatan ini.
"Kekeringan di sana lebih parah lagi," katanya.
Artikel Terkait
BMKG Jambi Warning 3 Daerah Berpotensi Terjadi Hujan Deras Hingga Disertai Angin Kencang dan Petir
Puluhan Hektare Sawah di Jambi Gagal Panen Imbas El Nino
Anggota Polda Jambi Dibacok Ketika Lerai Perkelahian Gangster
Dirlantas Polda Jambi Kembali Stop Mobilitas Angkutan Batu Bara, Ini Alasannya