Jambiline.com - Anies Baswedan berdialog dengan para pedagang di Pasar Angso Duo Baru Jambi, Kota Jambi, Kamis (14/12). Ia juga sempat membeli komoditas di sana.
Anies mengatakan para pedagang kala itu mengeluhkan harga kebutuhan pokok melonjak. Sedangkan omset di sana mengalami penurunan.
"Volume penjualannya menjadi menurun. Yang awalnya satu kilogram menjadi setengah. Inilah masalah yang akan kami selesaikan. Persoalan kebutuhan pokok Itulah prioritas kami," katanya, Kamis (14/12).
Baca Juga: Kasus Pencurian di Telanaipura Jambi Belum Terungkap, Korban Trauma hingga Pindah Rumah
Persoalan kebutuhan pokok, ujar Anies, menjadi salah satu prioritas sehingga ia akan membuat tim khusus untuk mengatasinya.
Anies menyampaikan salah satu upaya untuk menstabilkan harga bahan pokok ialah dengan cara meningkatkan produksi. Sebab jika permintaan meningkatkan sedangkan produksi menurun, akan mengakibatkan harga melonjak.
Baca Juga: Mantan Dirut Bank Jambi Dituntut 12 Penjara, Tak Ada Unsur Meringankan
Tidak hanya persoalan harga bahan pokok, para pedagang juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan modal. Bahkan ada yang meminjam.
"Ada yang meminjam ke rentenir. Bahasa yang tadi kami dengar, kami pinjam 4 dibalikin jadi 7 itu," kata Anies.
Anies sudah punya ide untuk mengatasinya yaitu dengan mendirikan koperasi. Dengan adanya koperasi, kelompok pedagang bisa mendapatkan bantuan besar dari perbankan dan pemerintah lalu dikelola lebih baik.
"Saya sampaikan pihak pasar juga segera bentuk koperasi. Di sini ada pedagang berjumlah 2.000 orang. Bagi perbankan, bagi pemerintah, ketika memberikan bantuan, bisa ke kelompok pedagangnya yaitu koperasi," kata Anies.
"Tapi kalau per individu yang menerima, tentu kesulitan. Skala bisnisnya kecil. Kalau bersatu dalam koperasi insya Allah pendanaan lebih mudah. Mereka juga tidak harus repot mengurusnya. Kami berencana melancarkan urusan seperti ini melalui koperasi. Koperasi penting sekali bagi masyarakat," kata Anies.
Bila sudah koperasi, ujar Anies, para pedagang tidak perlu lagi terjebak pinjaman online. "Kalau tidak ada, banyak yang terjebak pinjaman online," katanya.
Dibandingkan food estate, kata Anies, lebih baik memberdayakan para petani untuk mengatasi persolan pangan.
"Dari pada food estate. Kalau food estate lahan baru korporasi yang mengerjakan. Kalau contract farming, dananya dipakai untuk para petani meningkatkan produksi. Selama mereka ini bekerja, mereka ada jaminan adanya pembeli," ujar Anies.
Artikel Terkait
Relawan Anies Jambi Nilai Nasdem Ambil Keputusan Cerdas
Solidkan Dukungan, Relawan Anies P24 Provinsi Jambi Sowan ke DPW PKS, Nasdem, dan Demokrat
Jelang Deklarasi Koalisi 3 Partai, Anies Baswedan Dijadwalkan Terlebih Dahulu ke Jambi
Anies Saat Rapat APDESI: Desa Indonesia Dimajukan agar Jadi Lumbung Pangan Asia
Sejumlah Kader Golkar Jambi Masuk SK GO-Anies, Adri : Kita Panggil utuk Klarifikasi