Jambiline.com - Polisi tengah menyelidiki pemilik sumur minyak ilegal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi, yang mengalami kebakaran sejak pukul 19.00 WIB, Jumat (9/2). Polres Batanghari dan Polda Jambi telah mengerahkan waktu untuk menyelidiki sumur minyak ini.
“Sementara ini kita lagi lidik pemilik siapa, reskrim sudah jalan. Kita sudah kerahkan anggota untuk menyisir lokasi,” ujar Kapolres Batanghari, AKBP Bambang Purwanto, Sabtu (10/2).
Baca Juga: Sumur Minyak Ilegal di Hutan Jambi Terbakar, Satu Orang Tewas
Peristiwa ini, kata Bambang, telah menimbulkan korban jiwa. Korban itu tersambar api saat sedang mengelola minyak.
“Jadi ada yang ngebor minyak, keluar gas. Di sekitar itu ada yang lagi masak atau nyalakan kompor gitu, nyambar lalu terjadi kebakaran. Korban 1 (meninggal) sekarang di RS Hamba di Bulian,” kata Bambang.
Baca Juga: Sumber Air Warga Sungai Telang Rusak Imbas Penambangan Emas Ilegal
Hingga saat ini kebakaran masih berlangsung di sumur ilegal itu. Upaya pemadaman pun sedang dilakukan.
Warga yang jarak rumahnya sekitar empat kilometer, masih melihat asap tebal yang membumbung tinggi.
Artikel Terkait
Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi Menghadiri Acara Sosialisasi Menyongsong Pemilihan Umum 2024
Cukup Membantu Warga di Jambi, Ketua LPKNI Uraikan Program Jaminan Sosial Bersama BPJS Ketenagakerjaan
Waspadai Cuaca Ekstrim Hingga Malam Ini di Jambi, BMKG Imbau Sejumlah Daerah Berikut
Sumber Air Warga Sungai Telang Rusak Imbas Penambangan Emas Ilegal
Sumur Minyak Ilegal di Hutan Jambi Terbakar, Satu Orang Tewas