Sabtu, 18 April 2026

Pertamina EP Jambi Dukung UMKM Naik Kelas dengan Maksimalkan Marketing dan Digitalisasi

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Selasa, 24 Desember 2024 | 18:37 WIB

Pertamina EP Jambi terus berkomitmen mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasionalnya. (Jambi Line)
Pertamina EP Jambi terus berkomitmen mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasionalnya. (Jambi Line)

Jambiline.com – Sebagai bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina EP Jambi terus berkomitmen mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasionalnya.

Pada tahun 2024, Pertamina EP Jambi tidak hanya membentuk kelompok UMKM, tetapi juga memberikan pelatihan yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM "naik kelas" serta mengadopsi strategi pemasaran modern berbasis digital.

Di penghujung tahun, sebanyak 45 anggota UMKM binaan mengikuti pelatihan bertema “Penguatan Kapasitas Kelompok melalui Pelatihan Komunikasi Pemasaran dan Optimalisasi Keunggulan Produk”.

Baca Juga: Fitur Pada AEROX ALPHA yang Dukung Gaya Berkendara Super Sport Scooter

Kegiatan ini berlangsung pada 11 Desember 2024 yang dipandu oleh dua narasumber berpengalaman yaitu Susanto Arifin, S.Kom., MCE, ahli kewirausahaan dan pemasaran digital, dan Dr. Hj. Indria Mayesti, S.E., M.E., praktisi komunikasi pemasaran produk.

Dalam sambutannya, Budi Ariyanto, Head of Comrel & CID Pertamina Hulu Rokan Zona 1, menekankan pentingnya UMKM dalam perekonomian Indonesia.

"UMKM menyumbang sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, menjadikannya sebagai motor penggerak utama ekonomi. Oleh karena itu, kami berkomitmen mendukung pengembangan UMKM, khususnya di sekitar daerah operasi,” ujar Budi.

Baca Juga: Ombudsman RI Temukan Maladministrasi dalam Penerbitan Persetujuan RKAB Pertambangan Mineral dan Batubara 2021-2024

Budi juga menyoroti tantangan yang dihadapi UMKM, terutama dalam beradaptasi dengan tren pemasaran digital. “Pemasaran produk kini harus memanfaatkan teknologi digital untuk lebih berkembang, tidak lagi sekadar mengandalkan metode konvensional,” imbuhnya.

Pelatihan ini melibatkan para pelaku UMKM mitra binaan dari PEP Jambi Field, di antaranya yaitu Kelompok Hidroponik Barokah, Kuliner Kenali Asam Atas (KUALITAS), Minuman Herbal (Minerbal), dan Lopak Alai City (L.A City).

Sesi pelatihan dimulai dengan diskusi interaktif yang dipimpin oleh Susanto Arifin, mengidentifikasi tantangan dan pencapaian tiap kelompok UMKM.

Baca Juga: Striker Man City Salahkan Diri Sendiri Usai Kalah di Liga Inggris, Pep Guardiola: Tanpa Erling, Kami Lebih Buruk

Salah satu kisah sukses datang dari Kelompok Hidroponik Barokah, yang berhasil meningkatkan omzet hingga Rp10 juta per bulan melalui inovasi kemasan.

"Kami membersihkan sayur sebelum dikemas. Pelanggan merasa puas dan sering melakukan pemesanan ulang," ungkap Netty, salah satu anggota kelompok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novan Riansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X