Sabtu, 18 April 2026

Gubernur Jambi, Al Haris Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla: Satgas Diminta Fokus pada Pencegahan dan Deteksi Dini

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Jumat, 20 Juni 2025 | 07:18 WIB

Apel Siaga Darurat Karhutla Provinsi Jambi Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Makorem 042Gapu Jambi
Apel Siaga Darurat Karhutla Provinsi Jambi Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Makorem 042Gapu Jambi

Jambiline.com - Gubernur Jambi, Al Haris mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan bersinergi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.

Ajakan ini disampaikan saat dirinya bertindak sebagai inspektur upacara dalam Apel Siaga Darurat Karhutla Provinsi Jambi Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Makorem 042/Gapu Jambi, Kamis (19/06/2025) pagi.

Dalam amanatnya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, instansi terkait, dan seluruh peserta apel atas komitmen dan kesiapsiagaan yang ditunjukkan.

Baca Juga: Ketua Cabor IBCA MMA Jambi Dukung Penuh Zuwanda Maju sebagai Calon Ketua KONI Jambi Masa Bakti 2025–2029

Ia berharap apel siaga ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas sektor untuk mengantisipasi dan menanggulangi Karhutla di seluruh wilayah Jambi.

“Kebakaran hutan dan lahan membawa dampak serius, mulai dari kerusakan lingkungan, menurunnya keanekaragaman hayati, gangguan kesehatan akibat asap, hingga terganggunya aktivitas transportasi. Semua pihak harus waspada dan siap mengambil langkah pencegahan sejak dini,” tegas Al Haris.

Ia mengingatkan bahwa Jambi pernah mengalami dampak besar Karhutla, khususnya pada 2015 dan 2019, yang menimbulkan kerugian besar baik secara ekologis maupun sosial.

Baca Juga: Hari Pertama Pendaftaran, TPP Kantongi 3 Nama yang Mengambil Formulir Bacalon Ketum KONI Jambi

Oleh karena itu, Al Haris menekankan pentingnya kesiapsiagaan yang menyeluruh untuk mencegah terulangnya bencana serupa.

Menurutnya, perubahan iklim dan pemanasan global telah meningkatkan risiko Karhutla, ditambah dengan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.

Hal ini menuntut peningkatan pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan serta kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat.

Berdasarkan data BMKG, sejak awal tahun hingga 17 Juni 2025, terpantau 112 titik panas (hotspot) di Provinsi Jambi. Meskipun belum ada laporan luas lahan terbakar, kondisi ini tetap menjadi peringatan akan potensi bahaya yang mengintai.

Baca Juga: Zuwanda, Kandidat Pertama Ambil Formulir Bacalon Ketum KONI : Siap Mengabdi untuk Olahraga Jambi

Gubernur juga menyampaikan bahwa status Siaga Darurat Bencana Karhutla di Jambi telah ditetapkan melalui SK Gubernur Nomor 449/KEP.GUB/BPBD-2.1/2025 yang berlaku sejak 2 Juni hingga 31 Oktober 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X