Jambiline.com – Bupati Batang Hari, Fadhil Arief, resmi melantik Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Batang Hari periode 2025–2030.
Acara pelantikan digelar di Serambi Rumah Dinas Bupati pada Senin sore (1/10/2025) dengan mengusung tema “IPSI Maju, Pencak Silat Berjaya, Batang Hari Super Tangguh.”
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga fisik, melainkan juga sarana untuk membentuk karakter generasi muda agar jujur, disiplin, dan berpegang pada kebaikan.
Ia menyebut pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Pendidikan formal saja tidak cukup. Pencak silat bisa menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk melatih keterampilan, menumbuhkan jiwa kompetitif, sekaligus membangun mental yang kuat,” ujar Fadhil.
Ia juga berpesan agar para generasi muda dilatih untuk memiliki kompetisi yang sehat. Menurutnya, jiwa kompetitif akan membuat seseorang lebih mudah mengakui kelebihan orang lain, memahami kekurangan dirinya, dan terus berusaha mengembangkan potensi yang dimiliki.
Baca Juga: Bupati Batang Hari Fadhil Arief Tegaskan Dukungan Penuh Program Makanan Bergizi Gratis
Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan suasana penuh semangat kebersamaan. Ratusan pesilat dari berbagai perguruan hadir memeriahkan kegiatan ini.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KONI Batang Hari, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua IPSI Provinsi Jambi beserta pengurus, perwakilan UGK dan Unisba, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Artikel Terkait
Bupati Fadhil Arief Hadiri Panen Raya dan Percepatan Tanam IP-2 di Desa Terusan
Touring Lintas Negara, TLCI Chapter 01 Jambi Jelajah Batam, Singapura, Malaysia
Bupati Batang Hari Fadhil Arief Tegaskan Dukungan Penuh Program Makanan Bergizi Gratis
Hari Kesaktian Pancasila 2025, Gubernur Al Haris Ajak Generasi Muda Kokohkan Persatuan Bangsa
Bupati Batang Hari, Fadhil Arief Resmikan Gedung Instalasi Dialisis dan Mobil Unit Pengelola Darah RSUD Hamba