daerah

Kasus DBD di Kota Jambi Meningkat, Mayoritas Pasien Anak-anak

Rabu, 2 November 2022 | 15:02 WIB
Ilustarsi Nyamuk Menghisap Darah

Jambi Line - Sejak Januari hingga Oktober tahun 2022 kasus DBD di Kota Jambi mencapai angka 249 kasus, dari kasus tersebut terdapat korban meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi mengatakan, jika kasus DBD di Kota Jambi kebanyakan diderita oleh anak-anak.

"Mayoritas pasien anak-anak. Sebagian besar penderita berasal dari Kota Baru," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati

Ida menyampaikan sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Jambi membagikan abate dan fogging (penyemprotan asap untuk membunuh nyamuk) di area sekitar rumah penderita DBD.

"Jika sudah positif dengan trombosit diagnosa dokter, maka kita fogging di sekitar rumah penderita. Sebetulnya yang paling penting adalah pembagian abate untuk pencegahan," ujarnya.

Dirinya juga meminta masyarakat menutup rapat tempat penampungan air, untuk tempat yang tidak bisa ditutup, dapat dikuras atau ditutup atau diberikan larvasida.

"Lalu, menyingkirkan atau mendaur ulang barang bekas, seperti botol plastik, kaleng bekas," ungkapnya.

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan bahwa kasus DBD di Kota Jambi mengalami peningkatan kasus hingga mencapai 47,7 persen incident rate, mendekati 49 persen.

"Secara nasional tidak boleh melebihi 49 persen. Walaupun di bawah standar, tetapi ini sudah mendekati. Oleh karena itu, kita mengaktifkan pemberantasan nyamuk secara aktif dan massal," pungkasnya.

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB