Jambi Line - Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, MM turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda wilayah Desa Sepintun, Kecamatan Pauh, Selasa (24/01/2023). Hal itu dilakukan dalam rangka melihat langsung kondisi masyarakat setempat yang aktivitasnya terganggu karena banjir yang melanda dengan kondisi rumahnya terendam air setinggi pinggang orang dewasa.
Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal bertolak dari Sarolangun menuju desa Sepintun, sekitar pukul 14.00 Wib. Dalam perjalanan, beberapa rintangan dihadapi oleh rombongan pejabat saat melintasi jalan menuju desa Sepintun yang juga terendam banjir.
Meski jalan yang terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa kendaraan dinas yang dinaiki oleh Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal beserta rombongan tetap melintasi agar tiba di desa Sepintun.
Hingga akhirnya pada pukul 15.45 wib, rombongan berhasil tiba di desa sepintun dan langsung meninjau lokasi banjir yang melanda pemukiman warga.
Terdapat puluhan rumah warga memang terendam banjir akibat luapan air sungai Talisa yang tidak mampu menampung debit air sungai yang semakin tinggi akibat curah hujan yang belakangan ini terjadi di desa Sepintun. Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal mengatakan bahwa dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait bencana banjir ini.
” Hari ini kita meninjau langsung kondisi banjir di desa sepintun, berdasarkan laporan dari pak camat ada 72 Kepala Keluarga yang rumahnya terendam. Desa Sepintun kita tahu merupakan desa yang menjadi langganan banjir setiap tahun karena posisinya lebih rendah,” katanya.
Henrizal juga mengatakan bahwa banjir ini diakibatkan karena sungai Talisa di desa sepintun ini meluap karena debit hujan belakangan ini yang dan mengakibatkan rumah warga terendam air dengan ketinggian 1,5 meter, sementara serapan air sudah berkurang karena lahan-lahan sudah banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berkebun sawit.
” Setelah dari desa Sepintun ini, bisa saja nanti banjir akan melanda desa tetangga seperti desa lamban sigatal,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir yang berasal dari BAZNAS Sarolangun berupa bantuan beras dan mie instan bagi masyarakat.
Namun, ia menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa tetap waspada ketika banjir kembali naik serta juga waspada terhadap wabah penyakit seperti diare dan penyakit gatal-gatal dengan senantiasa segera berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk mendapatkan layanan kesehatan.
” Kita himbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dalam mengantisipasi banjir ini karena tidak tahu kapan air naik. Bila banjir agar segera melakukan evakuasi dan waspada. Kedepan diminta masyarakat agar tidak membangun rumah di daerah yang rawan banjir seperti ini,”tandasnya.