daerah

BMKG Jambi Sebut 4 Daerah Paling Berbahaya Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Kamis, 7 September 2023 | 13:56 WIB

Jambi Line - Berakhirnya bulan Agustus hingga memasuki awal September 2023, itu artinya Provinsi Jambi berada di puncaknya musim kemarau dimana perlu di waspadai terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Nah dalam menghadapi puncak musim kemarau ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka dan membakar lahan. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada Karhutla, yang dapat menyebabkan kualitas udara.

Seperti yang disampaikan Okta Irawan, Bidang Prakirawan BMKG Jambi kepada awak media ini, Rabu (07/09/23). Ia mengatakan bahwa di puncak musim kemarau ini terkadang menjadi kesempatan bagi sebagian masyarakat untuk membuka lahan, karena mudah terbakar.

Pun demikian, di puncak musim kemarau ini juga berbahaya dimana kebakaran dapat meluas sehingga sulit untuk dipadamkan. "Seperti puncak musim kemarau ini memang kadang dimanfaatkan oknum masyarakat untuk membuka lahan, karena gampang terbakar. Tapi masyarakat juga harus sadar di masa musim kemarau ini, apa lebih mudah terbakar dan meluas sehingga sulit untuk dipadamkan," imbuhnya.

Apalagi, ada beberapa daerah di Provinsi Jambi ini memiliki lahan gambut yang ketika terbakar apinya sangat sulit untuk dipadamkan. Salah satu daerah yang memiliki lahan gambut dan rawan terbakar ini yakni, Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

"Lahan gambut dan daerah yang memang rawan ini ada beberapa daerah, pertama itu Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat," jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Jambi, apalagi di kawasan yang memiliki lahan gambut bersama-sama menjaga lahan dan situasi Jambi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena menurutnya, Karhutla ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah, akan tetapi menjadi tanggungjawab bersama.

"Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar dan membuka lahan, karena ini tanggungjawab kita semua bukan cuma pemerintah. Mari sama-sama kita menjaga lahan kita dari Karhutla. Apalagi di kawasan lahan gambut, itu kalau terbakar apinya sangat sulit dipadamkan sehingga dapat meluas kemana-mana." Tukasnya.

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB