"Persoalan SAD terkait bidang pendidikan memang harus sinergi antara kabupaten dengan provinsi, karena ada dua kewenangan disini, dari pendidikan SD, SMP itu di daerah dan SMA di Provinsi. Maka teman-teman yang sama-sama tahu kondisinya, ayok kita berkolaborasi merumuskan untuk kehidupan kedepan anak-anak SAD ini," ungkapnya.
Sementara itu, terkait dengan remaja, memang dikatakan oleh Edi Purwanto bahwa perlu adanya pembenahan dalam pola asuh terhadap anak-anak remaja. Hal ini tidak hanya diserahkan pada sekolah, namun juga perlunya sinergi dari pihak keluarga untuk bisa memberikan pemahaman.
"Maka kita mendorong kepada seluruh orang tua untuk memberikan pemahaman-pemahaman kepada anak kita masing-masing. Karena seperti yang saya katakan tadi ada banyak tantangan generasi muda saat ini, yang ini harus betul-betul kita kawal, sehingga generasi muda kita mempunyai kegiatan positif," tambahnya.
Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Forum Dosen Muda Jambi yang menyelenggarakan kegiatan ini. Ia mengajak untuk dosen-dosen muda jambi bisa berkontribusi lebih banyak lagi khususnya untuk kemajuan Jambi.
"Harapan kami orang-orang seperti dosen muda ini lah, anak-anak muda yang punya pemikiran positif inilah yang bisa berkontribusi nyata bagi kemajuan jambi dan indonesia dan itu yang harus kita lakukan. Kami berharap ada forum-forum untuk saling menguatkan satu sama lain, bukan untuk menjatuhkan. Selamat Hari Sumpah Pemuda." Tukasnya.
Baca Juga: Heboh Atap GOR Kota Baru Bocor, Dispora Provinsi Jambi Janji Perbaiki Bulan Depan