daerah

Kejar Jambret, Mahasiswi Terperosok ke Lubang Proyek di Kota Jambi

Rabu, 27 Desember 2023 | 20:26 WIB
Evakuasi mahasiswi yang terperosok ke dalam lubang galian proyek IPAL. (Istimewa)

Jambiline.com - Seorang mahasiswi bernama Winda Lidia (19) mengejar jambret hingga terperosok ke dalam lubang galian proyek IPAL yang berada di dekat Simpang Duren, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa (26/12) malam.

Ponselnya dirampas saat ia mengendarai sepeda motor dari Kecamatan Pasar Jambi. Karena hilang kendali ketika mengejar pelaku pencurian itu, ia menabrak pagar seng dan masuk bersama sepeda motor Scoopy merah yang dikendarainya.

Mawan warga Simpang Duren, mengatakan perempuan muda tersebut masuk ke dalam lubang galian proyek IPAL yang diperkirakan sedalam 10 meter.

"Kencang memang motor itu pas lewat depan sini. Jadi, dia nabrak seng, masuk motor sama korban itu posisi seng juga dibawah adik itu melindungi adik itu saat terperosok," kata Mawan.

Baca Juga: BNN Jambi Ungkap 28 Kasus Selama 2023, Ada Tiga Modus Baru

Saat berada di dalam lubang itu, korban berteriak meminta tolong. Tak lama kemudian, salah satu warga dan pekerja proyek turun ke bawah untuk menyelamatkan korban tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, korban tampak menangis kesakitan dengan keadaan pakaian basah kuyup.

"Memang adik itu tidak terlalu parah, cuma memang memar-memar. Setelah naik kita kasih minum dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara," tambahnya.

Mawan berkata, setelah korban berhasil naik, sepeda motor korban Scoopy berwarna merah yang ikut terjatuh juga dievakuasi dengan alat berat para pekerja IPAL.

"Keadaan motor rusak, karena terendam air di dalam lubang. Motor baru diambil siang ini sama orang tuanya, keadaan mati total tidak bisa hidup motornya sama ada kap yang pecah," katanya.

Baca Juga: Mahasiswi Asal Jambi Meninggal di Bus Saat Pulang Rayakan Tahun Baru

Menanggapi hal itu, Humas Waskita Muhammad Anas mengatakan tim ikut serta dalam mengevakuasi korban.

"Kita evakuasi, kita bawa ke rumah sakit sama polisi. Sekarang ditangani oleh reserse polresta Jambi," kata Anas, Rabu (27/12).

Menurutnya, kedalaman lubang proyek IPAL yang menyebabkan wanita berusia 19 tahun terperosok itu hanya 3,5 meter.

"Kedalaman lubang tiga meter setengah, karena kita pakai sistem IPAL jatuhnya di situ," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB