Jambiline.com - SKK Migas dan KKKS Seleraya Merangin Dua (SRMD) telah berhasil meningkatkan produksi migas di sumur pengembangan West Belani 18 sebesar 200 barel per hari (BOPD). Dengan peningkatan ini, produksi total SRMD kini mencapai 2.300 BOPD, Selasa (9/01/2023).
Peningkatan produksi ini merupakan hasil dari kegiatan Pengeboran Sumur Pengembangan yang dilakukan oleh SRMD pada Desember 2023.
Ahmad Rendian, Kepala Lapangan SRMD, menyatakan, "Peningkatan produksi di sumur West Belani 18 ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim SRMD.
Penambahan produksi di sumur West Belani 18 juga berkontribusi pada peningkatan produksi nasional, sejalan dengan target SKK Migas untuk mencapai 1 juta BOPD pada tahun 2030.
Anggono Mahendrawan, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, menyatakan, "Peningkatan produksi di sumur West Belani 18 merupakan langkah positif dalam mencapai target produksi nasional. Kami terus mendorong KKKS SRMD untuk aktif dalam kegiatan meningkatkan produksi migas, tetap memprioritaskan aspek keamanan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional."
Seno Aji WB, Vice President Business Support SRMD, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya SRMD untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan produksi migas di Indonesia.
Saat ini, SRMD bersiap untuk melakukan pengeboran sumur WB 19 di Desa Belani, dengan harapan dapat menambah produksi sebanyak 100 BOPD. Seno menyatakan, "Semoga upaya serius dari KKKS SRMD dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan negara dan pendapatan daerah. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari tim SKK Sumbagsel, tim pusat, dan pemerintah daerah Muratara."
Tentang SRMD
SRMD, sebuah perusahaan migas nasional, berfokus pada eksplorasi dan produksi migas di wilayah kerja yang mencakup Provinsi Sumatra Selatan dan Jambi, termasuk lapangan Tampi dan Belato. SRMD bertekad menjadi pelaku utama di industri migas dan memberikan kontribusi yang signifikan pada pembangunan nasional.
Analisis
Peningkatan produksi migas di sumur West Belani 18 oleh SRMD memberikan sinyal positif bagi industri migas nasional, menunjukkan potensi pengembangan yang masih ada.
Kontribusi ini juga mendukung upaya pemerintah mencapai target produksi migas nasional sebesar 1 juta BOPD pada tahun 2030.
SRMD, sebagai perusahaan yang berkomitmen pada peningkatan produksi migas, telah melakukan berbagai upaya, termasuk kegiatan pengeboran sumur pengembangan.
Dengan kerja keras dari SRMD dan perusahaan migas lainnya, diharapkan industri migas nasional terus berkembang, berkontribusi pada pembangunan nasional.
Penambahan Arahan Manajemen