daerah

Diajak Diskusi Lingkungan, 2 Bakal Calon Gubernur Jambi Kompak Tak Hadir

Sabtu, 9 Maret 2024 | 19:02 WIB
Kelas ekologi yang digelar GSM Jambi. (Sobar Alfahri)

Jambiline.com - Dua orang politisi yang digadang-gadang bakal calon Gubernur Jambi 2024-2029 kompak tidak menghadiri bedah gagasan lingkungan dalam rangkaian Festival Orang Muda yang digelar Green Student Movement (GSM) Jambi di Taman Budaya Jambi, Kota Jambi, Sabtu (9/3).

Dua bakal calon yang dimaksud, yakni Al Haris yang saat ini masih menjadi Gubernur Jambi (2020-2024), dan Romi Hariyanto yang masih menjabat Bupati Tanjung Jabung Timur.

Mereka batal hadir dengan alasan ada kegiatan lain. Padahal, flayer yang memberitahukan mereka akan menjadi narasumber di kegiatan tersebut, sudah disebarkan.

Ketua GSM Jambi Muhammad Rizki mengatakan para mahasiswa yang tergabung dalam GSM Jambi merasa kecewa. Ia menduga Haris dan Romi takut pikirannya dibedah oleh para anak muda dan aktivis.

"Kecewa terhadap mereka yang sebenarnya kita jaring melalui konsolidasi dengan komunitas yang ada," katanya.

Baca Juga: Ada Temuan Pergeseran Suara Diperbaiki di Pleno, Waka DPRD dari Partai Golkar Ini Apresiasi Kinerja Bawaslu dan KPU Sarolangun

Tidak hanya Haris dan Romi, GSM Jambi sebelumnya turut mengundang Syarif Fasha (mantan Wali Kota Jambi) dan Cek Endra (mantan Bupati Sarolangun). Namun, Fasha beralasan sedang dalam perjalanan dari London. Sedangkan Cek Endra bilang ada kegiatan di Jakarta.

"Dari empat calon yang diundang, semua tidak datang. Mereka tidak datang, yang menandakan mereka takut dengan orang muda," kata Rizki.

Aditya, Staf Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi, mengatakan ketidakhadiran itu menunjukkan bakal calon Gubernur Jambi tidak menunjukkan komitmen untuk menyelamatkan lingkungan hidup.

"Mereka mungkin tidak mau dibuka gagasan dan pikiran tentang apa yang menjadi solusi jika mereka maju sebagai calon Gubernur Jambi. Karena tidak hadir, berarti mereka tidak punya komitmen mewujudkan lingkungan yang baik untuk masyarakat," katanya.

Baca Juga: Sebulan Api Sumur Minyak Ilegal di Jambi Masih Membara

Direktur Walhi Jambi Abdullah mengatakan isu yang dibahas cukup sensitif, mulai dari eksploitasi batu bara hingga kerusakan ekosistem gambut dan mangrove di Jambi. Ada satu bakal calon Gubernur Jambi yang menawarkan diri untuk berdiskusi tetapi malah tidak hadir.

"Bakal calon gubernur yaitu dari timur yang mengajak akan berdiskusi di sana. Kami merasa tertantang dikarenakan wilayah di sana merupakan kawasan gabut. Kami juga siap karena kita bicarakan dari ulu sampai Ilir, sehingga ini menjadi acuan siapa yang akan menjadi gubernur berikutnya," katanya.

Walau mereka tidak hadir, Festival Orang Muda secara garis besar berjalan lancar. Festival yang diadakan sejak pagi hingga pukul 21.30 WIB, terdiri dari bazar UMKM, lomba mewarnai tingkat SD, lomba prakarya tingkat SMA, musikalisasi puisi, penampilan musisi independen, tarian yang dilakukan Suku Anak Dalam, pameran dan lomba fotografi, dan orasi mengenai lingkungan.

Tidak hanya itu, terdapat kelas ekologi yang mana para rektor dari tiga universitas menjadi pemateri. Mereka ialah Rektor Universitas Jambi Helmi, Rektor UIN STS Jambi Asad Isma, dan Rektor Universitas Muhamadiyah Jambi Hendra Kurniawan.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB