daerah

Pj Bupati Sarolangun, Bachril Bakri Buka Festival Beatrix Balumbo Biduk di Kawasan Ancol

Rabu, 24 April 2024 | 21:35 WIB
Pj Bupati Sarolangun, Bachril Bakri menyampaikan sambutan acara Festival Beatrix Balumbo Biduk di Kawasan Ancol (Diskominfo Sarolangun)

Jambiline.com - Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri membuka secara resmi kegiatan festival Beatrix Balumbo Biduk dalam rangka memeriahkan hari raya idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 Masehi, Rabu (24/04/2024) di Kawasan Ancol Sarolangun, Depan Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya, beserta jajaran forkopimda Sarolangun, Kadisparpora Sarolangun H Saipullah.

Turut hadir juga para kepala OPD di lingkungan Pemkab Sarolangun, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, aparat keamanan TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, damkar, BPBD serta tenaga kesehatan, para tim atlit dayung.

Baca Juga: Nikmati Sensasi Kuliner Sumatra dengan Paket Makan Siang Bajamba di Swiss-Belhotel Jambi

Ketua Panitia Pelaksana Bustra Desman mengatakan bahwa kegiatan festival Beatrix Balumbo Biduk ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari raya idul Fitri yang juga merupakan sekaligus tradisi masyarakat Sarolangun di hari raya idul Fitri.

” Kami atas nama panitia pelaksana mengucapkan terima kasih kepada bapak Penjabat Bupati Sarolangun yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan balumbo biduk serta juga aparat keamanan, polres Sarolangun dan kodim 0420/Sarko,” katanya.

Bustra Desman menjelaskan bahwa dalam festival Beatrix Balumbo Biduk ini dilaksanakan selama dua hari terhitung dari tanggal 24-25 April 2024 dengan diikuti peserta sebanyak 33 Tim dayung terdiri dari 18 tim dayung type A dan 15 tim dayung type B.

Baca Juga: Gugus Tugas Daerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Jambi Dikukuhkan, Al Haris Minta Kepankan Perlindungan HAM sebagai Tugas Bersama

Sementara itu, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa sejarah balumbo biduk itu sudah ada sejak tahun 1950 yang lalu dimana perlombaan dilakukan oleh masyarakat Sarolangun.

Maka dari itu mempertahankan tradisi di hari Rayo ini perlu dijaga bersama untuk saat sekarang hingga di masa mendatang.

” Saya berharap Bupati Sarolangun yang akan datang terus dilanjutkan karena tradisi ada manfaatnya. Saya juga mendapatkan informasi bahwa tradisi pacu perahu ini sudah mengakar di tengah masyarakat Sarolangun sejak ratusan tahun yang lalu karena aktivitas masyarakat menggunakan perahu di sungai Batang Tembesi,” tandasnya

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB