daerah

Jambi Nomor 2 Se-Indonesia Setelah Bali Penanganan Stunting, Gubernur Apresiasi Kinerja PIN Polio 2024

Selasa, 23 Juli 2024 | 16:45 WIB
Gubernur Jambi, Al Haris mengemukakan Provinsi Jambi masih menjadi daerah dengan angka prevalensi stunting terendah ke-2 (dua) se-Indonesia, setelah Provinsi Bali. (Kominfo Provinsi Jambi)

"Semoga pelaksanaan PIN Polio diseluruh wilayah dalam Provinsi Jambi dapat berjalan lancar dan mencapai jumlah partisipasi masyarakat sesuai dengan target yang telah direncanakan," Lanjut Al Haris.

Baca Juga: Sambut Kedatangan Kloter Terakhir Jemaah Haji Jambi, Gubernur : Semoga Menjadi Haji Mabrur

Gubernur Al Haris menegaskan, meskipun Indonesia telah berhasil menerima sertifikasi bebas Polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014, tetapi belum menjamin Indonesia bebas total, untuk itu perlu kewaspadaan, kasus lumpuh layu akibat virus Polio ditemukan diberbagai wilayah di Indonesia.

"Berdasarkan hal tersebut, perlu kita sadari dan waspadai bersama bahwa tidak ada penyakit yang benar-benar pergi dari kehidupan manusia, mereka hanya bersembunyi dan akan menjangkiti manusia saat lengah," tegas Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga berpesan agar semua pihak dapat meningkatkan komitmen untuk memperkuat budaya peduli dan mengutamakan kesehatan dan kebersihan, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan, demi masyarakat Provinsi Jambi yang sehat dan memiliki kehidupan yang berkualitas.

Baca Juga: Wahyu Nugroho Dikirim Yamaha Indonesia Latihan di VR46 Master Camp 2024, Jadi Anak Didik Valentino Rossi

Gubernur Al Haris menambahkan, melalui kegiatan Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Stunting ini juga sekaligus dapat menjadi wadah edukasi kepada orang tua yang memiliki bayi dibawah dua tahun tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi yang seimbang.

"Kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam pertumbuhan anak-anak, mendorong keterlibatan dan peran aktif masyarakat dalam pencegahan stunting agar tercipta generasi Provinsi Jambi dan bangsa Indonesia yang lebih sehat di masa depan," pungkas Gubernur Al Haris.

Sementara itu, Pj. Bupati Sarolangun Dr. Ir. Bachril Bakri, M.App.Sc, melaporkan bahwa PIN Polio untuk di Kabupaten Sarolangun menyasar 54.391 anak.

Baca Juga: Seragam Kemenangan Argentina di Semifinal Piala Dunia 1986 Milik Diego Maradona akan Dilelang Miliaran Rupiah

Untuk menyukseskan PIN Polio Pemkab Sarolangun akan melakukan gerakan masif melalui dinas pendidikan, dinas kesehatan, pemerintahan desa dan juga Kementerian Agama Sarolangun.

"Kami Kemenag dan dinas pendidikan untuk memobilisasi PIN Polio ini, dan puskesmas memberikan informasi kepada masyarakat untuk ikut PIN Polio,” ujar Bachril Bakri.

Pada kegiatan ini, Gubernur Al Haris juga memberikan makanan tambahan olahan ikan kepada anak-anak balita yang merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam upaya penanganan stunting, dan menyerahkan bantuan CSR Bank Jambi untuk Pencegahan Stunting senilai Rp. 100. 500.000.

Baca Juga: Pemain sayap Bayern Munich Jadi Incaran Arsenal, Mikel Arteta Sebut Leroy Sane sebagai Striker Berpengalaman

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB