daerah

Bank Jambi Kembali Serahkan CSR untuk Pencegahan Stunting di Kabupaten Sarolangun

Selasa, 23 Juli 2024 | 17:08 WIB
Penyerahan CSR untuk pencegahan stunting di Kabupaten Sarolangun (Bank Jambi)

"Semoga pelaksanaan PIN Polio di seluruh wilayah Provinsi Jambi dapat berjalan lancar dan mencapai target partisipasi masyarakat yang telah direncanakan," lanjut Al Haris.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa meskipun Indonesia telah menerima sertifikasi bebas Polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014, namun itu belum menjamin Indonesia bebas total.

Oleh karena itu, perlu kewaspadaan karena kasus lumpuh layu akibat virus Polio masih ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia.

"Berdasarkan hal tersebut, kita perlu menyadari dan waspada bersama bahwa tidak ada penyakit yang benar-benar hilang dari kehidupan manusia, mereka hanya bersembunyi dan akan menjangkiti manusia saat kita lengah," tegas Gubernur Al Haris.

Baca Juga: Bek Manchester City Ungkap Lee Carsley Adalah Orang yang Tepat untuk Menggeser Posisi Gareth Southgate

Gubernur Al Haris juga berpesan agar semua pihak meningkatkan komitmen untuk memperkuat budaya peduli dan mengutamakan kesehatan serta kebersihan, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan, demi masyarakat Provinsi Jambi yang sehat dan memiliki kehidupan yang berkualitas.

Gubernur Al Haris menambahkan bahwa kegiatan Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Stunting ini juga dapat menjadi wadah edukasi bagi orang tua yang memiliki bayi di bawah dua tahun tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang.

"Kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam pertumbuhan anak-anak, mendorong keterlibatan dan peran aktif masyarakat dalam pencegahan stunting agar tercipta generasi Provinsi Jambi dan bangsa Indonesia yang lebih sehat di masa depan," pungkas Gubernur Al Haris.

Baca Juga: Pimpinan Pusat Tuntut Pemangku Kepentingan Tak Layani Pihak yang Mengaku Sebagai IWO

Sementara itu, Pj. Bupati Sarolangun Bachril Bakri, melaporkan bahwa PIN Polio di Kabupaten Sarolangun menyasar 54.391 anak.

Untuk menyukseskan PIN Polio, Pemkab Sarolangun akan melakukan gerakan masif melalui dinas pendidikan, dinas kesehatan, pemerintahan desa, dan Kementerian Agama Sarolangun.

"Kami bekerja sama dengan Kemenag dan dinas pendidikan untuk memobilisasi PIN Polio ini, serta puskesmas memberikan informasi kepada masyarakat untuk ikut PIN Polio," ujar Bachril Bakri.***

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB