Jambiline.com - Usai menggelar rapat Paripurna mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo alias Jokowi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto sebut ada catatan yang jadi perhatian ke depannya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto membuka rapat paripurna mendengarkan pidato Presiden RI, Jokowi.
Dalam Dalam Rangka Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jumat pagi (16/08/24), Edi didamping Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi lainnya. Seperti Pinto Jayanegara dan Burhanudin Mahir.
Baca Juga: Berikut Nama 55 Anggota DPRD Provinsi Jambi Terpilih Periode 2024-2029
Rapat paripurna ini dihadiri sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi, serta dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani.
Selanjutnya, ada pula Kapolda Jambi, Irjen Pol. Rusdi Hartono, Danrem 042 Gapu, Brigjen TNI Rachmad, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Hermon Dekristo.
Hadir pula pada kesempatan ini, Kepala Pengadilan Tinggi Jambi, Herdi Agusten, Kepala Pengadilan Tinggi Agama Jambi,Abdul Hakim, Kabinda Jambi, Brigjen Pol. Irawan David Syah, Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko.
Baca Juga: Kaeseng Resmi Serahkan Rekomendasi Dukungan PSI pada Duo Setiawan untuk Pilwako Jambi 2024
Selain itu, turut pula hadir sejumlah unsur forkompimda dilingkup pemerintahan Provinsi Jambi, serta unsur vertikal yang ada di Provinsi Jambi.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto menyebut bahwa dalam Pidato Kenegaraan, Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan beberapa capaian dirinya selama dua periode atau 10 tahun menjabat.
Edi menyebutkan bahwa selama 10 tahun ini, pemerintahan dibawah komandonya telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru.
Baca Juga: Anggota Paskibraka Provinsi Jambi Dikukuhkan, Ketua DPRD Ucapkan Selamat Bertugas
“Pak Presiden menyampaikan pidato sebagai pertanggungjawabannya sebagai presiden, beliau menceritakan tentang keberhasilannya. Akan tetapi juga ada beberapa catatan penting yang menjadi perhatian bagi presiden selanjutnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, disampaikan Edi, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan permintaan maaf, sebagai manusia biasa tentu ada kekurangan dan kekhilafan.