daerah

Indeks Daya Saing Daerah Provinsi Jambi Meningkat : Jalur Menuju Pertumbuhan Ekonomi Cepat dan Berkelanjutan

Rabu, 13 November 2024 | 20:09 WIB
Muhammad Ridwansyah, Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi, Perencanaan Bisinis dan Lingkungan (PUI-PT. PEBIAL) Universitas Jambi/ Ekonom Universitas Jambi (Jambi Line)

• Pilar 9 - Sistem Keuangan: Ketersediaan layanan keuangan yang mudah diakses akan membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha.

• Pilar 12 - Kapasitas Inovasi: Inovasi di berbagai sektor, termasuk sektor agribisnis dan pariwisata, akan menjadi motor utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Bertemu Zuwanda, Pengrajin Batu Bata Pijoan Keluhkan Masalah Listrik dan Bantuan

Dengan fokus pada produktivitas, investasi, modernisasi, dan penguatan empat pilar utama, Provinsi Jambi memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional.

Fokus Utama

Khusus pda bidang infrastruktur, prioritas utama perlu diberikan pada infstruktur Pelabuhan.. Dewasa ini Pelabuhan Talang Duku (TD) di Jambi menghadapi tantangan besar dalam menopang kebutuhan logistik daerah. Saat ini, pelabuhan ini hanya mampu menangani 45,24% dari total produksi komoditas Provinsi Jambi, sedangkan 54,76% sisanya harus melalui pelabuhan di luar Jambi.

Baca Juga: Calon Bupati Muaro Jambi Nomor Urut 2, Zuwanda, Blusukan ke Pasar Sengeti, Pedagang Keluhkan Berbagai Permaslahan

Selain keterbatasan kapasitas, biaya logistik di Pelabuhan TD juga jauh lebih mahal dibandingkan pelabuhan lainnya, di luar Jambi. Tarif pelayaran di Pelabuhan TD mencapai 5.900 USD per kontainer, tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan biaya Pelabuhan di  luar Jambi yang berkisar antara 2.000 hingga 3.000 USD per kontainer.

Ditambah lagi, waktu tempuh dari Pelabuhan TD menuju ambang luar mencapai 24 jam, yang memperlambat pengiriman dan meningkatkan biaya tambahan untuk bongkar muat serta bahan bakar.

Selain itu, Perusahaan pelayaran yang melayani kepentingan transportasi laut masih terbatas. saat ini, hanya ada tiga perusahaan pelayaran yang beroperasi di Pelabuhan TD (Advantis Sabang Raya, Pelayaran Sukses Sindo Damai, dan Pulau Laut), sehingga kerap terjadi penumpukan dan penundaan pengiriman barang.

Baca Juga: SKK Migas dan KKKS Wilayah Jambi Massif dan Agresif Lakukan Percepatan eksplorasi Sumur-sumur Minyak dan Gas Baru

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah konkrit telah disiapkan oleh Pemprov Jambi. Dalam jangka pendek, pemerintah didorong untuk mengaktifkan Pelabuhan Muaro Sabak guna memperluas layanan pengangkutan barang dan menambah jumlah perusahaan pelayaran yang beroperasi di Pelabuhan TD.

Selain itu, upaya percepatan pembangunan Jembatan Sungai Rambut dan jalan akses menuju Pelabuhan Ujung Jabung (UJ) diharapkan dapat dimulai tahun depan. Untuk jangka menengah dan panjang, prioritas diarahkan pada percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi di Pelabuhan Ujung Jabung, pengembangan kawasan industri, serta hilirisasi komoditas, terutama di sektor pertanian melalui bio-industri dan pengembangan pariwisata.

Oleh : Muhammad Ridwansyah, Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi, Perencanaan Bisinis dan Lingkungan (PUI-PT. PEBIAL) Universitas Jambi/ Ekonom Universitas Jambi

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Jambi, Berikut Sejumlah Daerah yang Terdampak

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB