daerah

24 Ribu Pelanggan Terdampak Akibat Pipa Bocor, Begini Respon PDAM Tirta Mayang Jambi

Senin, 17 Februari 2025 | 19:34 WIB
Menurut Direktur Utama Tirta Mayang, Dwi, sebagai langkah tanggap darurat, pihaknya menghentikan operasi pompa Intake Broni I di Pulau Pandan dan menutup jalur pipa yang bocor dengan pemasangan valve. (Jambi Line)

Jambiline.com - Sekitar 24 ribu pelanggan terdampak oleh terhentinya pengaliran air dari Perumdam Tirta Mayang sejak Sabtu, 15 Februari 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, akibat bocornya pipa transmisi air baku dari Intake Pulau Pandan ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni I.

Pipa transmisi yang bocor adalah pipa PVC berdiameter 600 mm, berada di kedalaman 7 meter di bawah permukaan tanah, di Jl. Slamet Riyadi, dekat salah satu ruko di sekitar SPBU.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Tirta Mayang, Dwike Riantara, pada konferensi pers Senin (17/02/2025).

Baca Juga: Waspada Warga Jambi, Akan Ada Hujan Disertai Petir di Beberapa Wilayah Berikut Hingga Malam Ini

Menurut Dwike, sebagai langkah tanggap darurat, pihaknya menghentikan operasi pompa Intake Broni I di Pulau Pandan dan menutup jalur pipa yang bocor dengan pemasangan valve.

Proses pemasangan valve masih berlangsung dan diperkirakan selesai pada Senin, 17 Februari 2025, pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, IPA Broni I tetap beroperasi dengan suplai terbatas dari Intake Broni II, yaitu hanya 25% dari kapasitas normal sebesar 250 liter per detik (lpd).

Baca Juga: Musprov POBSI Jambi Digelar, Fokus Penguatan Konsolidasi dan Prestasi

Gangguan ini berdampak pada penghentian pengaliran dengan estimasi selama 3 kali 24 jam, mulai Sabtu hingga Senin, 15–17 Februari 2025.

Wilayah yang mengalami gangguan suplai yaitu Kecamatan Paal Merah, sebagian Kecamatan Kota Baru, sebagian Kecamatan Alam Barajo, sebagian Kecamatan Danau Sipin, sebagian Kecamatan Jelutung, sebagian Kecamatan Jambi Selatan dan sebagian Kecamatan Sungai Gelam (Desa Talang Belido).

Pengaliran diestimasi mulai pulih secara bertahap pada Selasa dini hari, dengan kapasitas mencapai 80%.

Baca Juga: Berikut 15 Tanaman Paling Ampuh Usir Ular Masuk ke Dalam Rumah

Proses perbaikan pipa bocor diperkirakan memakan waktu 7 hari kalender, mengingat tingkat kesulitan antara lain izin pekerjaan di lokasi, mobilisasi material serta alat berat, hingga pengujian dan rekondisi.

Perumda Tirta Mayang menargetkan pelayanan dapat kembali normal 100 persen, pada 27 Februari 2025.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB