“Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik tersebut, sekaligus melestarikan nilai sejarah dan budaya kawasan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan upaya ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Jambi terpilih, Dr. dr. H. Maulana, MKM, dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam 100 hari kerja pertamanya, fokus utama adalah pengelolaan Kawasan Tanggo Rajo dan Jembatan Gentala Arasy.
“Aset kebanggaan Provinsi Jambi ini akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Jambi pada perayaan HUT Kota Jambi mendatang,” kata Maulana.
Baca Juga: Sritex Resmi Tutup, 8.400 Karyawan Terkena PHK, Kurator Segera Bereskan Aset Perusahaan
Sementara itu, Sri Purwaningsih, mantan Penjabat Wali Kota Jambi, melaporkan bahwa selama 1 tahun 3 bulan 13 hari menjabat, tugasnya berjalan lancar, aman, dan kondusif.
“Tugas utama saya adalah mengisi kekosongan kepemimpinan, memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik berjalan, serta menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada. Semua ini dapat terlaksana berkat dukungan dari seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota Jambi dan DPRD Kota Jambi,” ungkap Sri Purwaningsih.
Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi, diharapkan pembangunan Kota Jambi akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.