Banda Aceh – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 cabang olahraga panahan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Selasa (17/9/2024), tetap dilangsungkan meskipun hujan deras dan genangan air melanda venue.
Pertandingan kali ini mempertandingkan beberapa babak kualifikasi nasional, yaitu 50 meter, 40 meter, dan 30 meter.
Di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat, para atlet tetap berusaha memberikan yang terbaik demi mencapai target medali untuk provinsi masing-masing.
Atlet dari Provinsi Jambi yang turut berkompetisi dalam pertandingan ini adalah Yogi Firmansyah, Taufiq Hanan, dan Imantha Mufqi.
Mereka bertanding dengan semangat tinggi, meski hujan lebat terus mengguyur sepanjang hari.
Genangan air di beberapa bagian lapangan turut mempengaruhi kelancaran jalannya pertandingan, namun hal ini tak menyurutkan tekad para atlet untuk tetap berlaga.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jambi, Heriyanto, mengungkapkan bahwa keputusan untuk melanjutkan pertandingan meskipun dalam kondisi hujan sudah menjadi ketetapan panitia.
Namun, ia menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak hujan tersebut, khususnya pada kesehatan para atlet.
“Kami khawatir cuaca yang kurang mendukung ini bisa mempengaruhi kesehatan atlet, apalagi lapangan tergenang air. Ini tentu mengganggu jalannya pertandingan,” kata Heryanto.
Baca Juga: Petanque Jambi Tambah Perolehan Medali Perak PON 2024 Aceh-Sumut
Meskipun menghadapi tantangan tersebut, Heri tetap optimistis dan berharap para atlet Jambi dapat tampil maksimal.
Ia berharap mereka mampu menyumbangkan medali untuk kontingen Jambi di PON XXI Aceh-Sumut kali ini.
Artikel Terkait
Atlet Dayung Jambi, Ali Mardiansyah Raih Dua Perak di PON 2024 Aceh-Sumut
Atlet Petanque asal Jambi, Topan Satria Raih Medali Emas PON 2024 Aceh-Sumut
Apresiasi Semangat Atlet Jambi dan Tim di PON Aceh-Sumut, Budi Setiawan Optimis Bisa Tambah Perolehan Medali
Petanque Jambi Tambah Perolehan Medali Perak PON 2024 Aceh-Sumut
PON XXI Aceh-Sumut 2024 Rusuh, Erick Thohir Kecam Wasit Kontroversial: Ini Mencoreng Kehormatan Indonesia