Sebelumnya, Belgia tetap tenang di pertandingan pembuka turnamen dengan kekalahan 1-0 dari Slovakia.
Lalu, De Bruyne kembali ke performa terbaiknya di pertandingan berikutnya dan mencetak gol penentu kemenangan 2-0 atas Rumania.
Saat hadapi Ukraina kemarin, penampilannya yang mengesankan menjadi pusat perhatian lagi di babak pertama.
Tapi dia harus berhadapan dengan pena laser yang terus-menerus diarahkan ke wajah dan matanya.
Belgia berusaha keras mencari kemenangan, tetapi tidak berhasil dan berakhir 0-0 dengan Ukraina.
Hasil itu membuat De Bruyne dan skuadnya bersiap untuk menghadapi Prancis di babak 16 besar.
Setelah itu, suasana kericuhan penonton yang bentrok bisa ditinggalkan, dan pendukung Belgia bersiap untuk menyaksikan tim idolanya di babak selanjutnya.***