Penghargaan Vini juga dirasakan oleh Viniciuses anonim yang juga telah menderita karena rasisme.
"Berapa banyak Vinicius anonim yang dia wakili? Berapa banyak korban yang tersebar di mana-mana?," ucapnya.
Kemenangan Vini juga menandakan langkahnya pada aksi bela orang berkulit hitam di dunia.
"Sebagai simbol perlawanan dan ketahanan, saat ini Vini juga memimpin perjuangan anti-rasis di dunia sepak bola, di mana impunitas sama berbahayanya dengan serangan," tuturnya.
Baca Juga: Emil Audero dan Proses Naturalisasi : Harapan Baru untuk Timnas Indonesia
Pesan dari Ronaldo sangat memotivasi kedudukan dan kehormatan orang kulit hitam.
"Dan mereka yang tetap diam tidak kalah rasisnya. Kelalaian terutama oleh entitas dan otoritas yang memiliki kewenangan hukum untuk menghadapi dan menghukum praktik semacam itu, semakin memperkuat budaya penghapusan dan rasa tidak hormat terhadap orang kulit hitam," tambahnya.
Meski, banyak yang awalnya mengabaikan Vini, kini semua orang mengakui kehebatannya.
"Mereka mencoba menghapusmu, temanku. Dan kau meninggalkan jejak. Pemain terbaik di dunia berasal dari orang hitam dan Brazil," terangnya.***