Jambiline.com - Pelatih Manchester United Ruben Amorim singgung pengusiran striker Bruno Fernandes usai kekalahan 2-0 dari Wolves di Liga Inggris hari ini.
Pada Boxing Day, Amorim mengalami kekalahan kelima dalam tujuh pertandingan, dan Bruno semakin mempersulit timnya.
Pasalnya, Amorim sangat kesal melihat Bruno dikeluarkan dari lapangan ketika menerima kartu kuning kedua.
Dikutip Jambiline.com dari All Football App, pada Jumat, 27 Desember 2024, Amorim yakin bahwa timnya tidak mampu bangkit dari kemunduran itu.
Baca Juga: Tanggapan Tijjani Reijnders Selama di AC Milan: Saya Menganggapnya sebagai Rumah
Bruno mengeluarkan tekel terhadap bek Wolve Nelson Semedo pada menit ke-47.
Pengakuan pengusiran pemain 30 tahun itu merupakan faktor penyebab kekalahan Amorim.
Gol-gol yang terjadi di babak kedua, salah satunya dari striker Wolves Matheus Cunha pada menit ke-58.
Sedangkan, umpan indah Cunha yang membantu gol gelandang Wolves Hwang Hee Chan, terjadi pada menit ke-98.
Pemecatan Bruno memang sudah terjadi saat pertandingan tanpa gol di Molineux, namun tidak mudah bagi Amorim.
"Pengusiran itu sungguh berat bagi kami", kata Ruben Amorim.
Apalagi, keberadaan Bruno yang sangat diandalkan, ternyata berakhir mengecewakan.
Bos Man Utd itu menjelaskan, seluruh pemain harus tetap fokus meski berkurang satu orang.
"Sangat sulit untuk memenangkan pertandingan di liga ini dengan 11 pemain. Dengan 10 pemain, itu lebih sulit. Kami harus fokus pada itu," jelasnya.