olahraga

Bos Milan Kesal Atas Kemenangan Bologna, Sergio Conceicao: Itu Masalahnya, Ini Terus Terjadi

Jumat, 28 Februari 2025 | 09:06 WIB
Sergio Conceicao tanggapi kekalahan Milan (IG/@sergioconceicaoofficial)

Jambiline.com - Striker AC Milan Rafael Leao mencetak skor untuk tim Sergio Conceicao, meski kalah 2-1 dari Bologna hari ini di Serie A di Stadion Renato Dall'Ara.

Sergio Conceicao menjelaskan, timnya kesulitan menciptakan peluang di awal pertandingan.

"Inilah masalahnya, karena saat kami berada dalam permainan dan melakukan apa yang telah kami persiapkan, kami menciptakan peluang dan mencapai sepertiga akhir dengan mudah. ​​Sesekali, kami mendapatkan momen-momen ini dan semuanya berjalan lancar," kata Sergio Conceicao.

Baca Juga: Erik ten Hag Akui Rindu Tim Ruben Amorim: yang Saya Rindukan Adalah Old Trafford

Walaupun, Milan telah menciptakan permainan yang bagus, Sergio Conceicao justru kaget hal itu juga bisa dimanfaatkan Bologna, dilansir Jambiline.com dari All Football App, pada Jumat, 28 Februari 2025.

"Itulah masalahnya. Kami terhubung dengan permainan, kompak, tahu di mana harus menekan lawan, menjaga pertahanan tetap rapat, dan membiarkan gelandang kami menemukan ruang di antara garis, yang mana Bologna dapat kesulitan dengan bek sayap mereka yang terus maju," tuturnya.

Dia tak hanya kesal akan kekalahan skuadnya, tapi juga kesalahan wasit yang diabaikan.

"Masalahnya adalah ada perdebatan tentang kriteria, terkadang wasit meniup peluit untuk sesuatu dan terkadang mereka tidak meniup peluit sama sekali. Wasit juga manusia, mereka juga bisa melakukan kesalahan, tetapi ini adalah pertandingan yang sangat penting," tambahnya.

Ketika akan memberikan kejelasan tentang kesalahan pertandingan, Sergio justru diabaikan oleh pihak yang bersangkutan.

“Saya melihat orang-orang membicarakan situasi saya, jadi biarkan saja mereka menyuruh saya pergi jika mereka mau, saya tidak menginginkan satu Euro lagi, jadi biarkan saya meyakinkan mereka. Saya tidak datang ke sini begitu saja tanpa tujuan," ungkapnya.

Pelatih 50 tahun itu juga membentak dengan kesal lantaran pengalamannya selama di Liga Italia diremehkan.

"Saya sadar bahwa setiap hari orang membicarakan situasi saya di sini dan masa depan saya, seolah-olah saya baru saja diturunkan di sini, tetapi saya menghadapi lima klub Italia yang sangat besar," tegasnya.

Ternyata pria asal Portugal itu telah lama dikucilkan atas prestasinya sepanjang jejak kariernya.

"Saya memenangkan 13 trofi, saya bermain di 100 pertandingan Liga Champions. Tetap saja orang-orang membicarakannya dan mengatakan hal-hal yang jahat, saya punya keluarga dan tetangga yang melihat apa yang terjadi, itu tidak adil," ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini