Dia juga mengenal bagaimana cara kepelatihan dua sosok pelatih Italia, bos Lazio Maurizio Sarri dan bos Al Nassr Stefano Pioli, yang dianggap setara baginya.
"Saya menghadapi pelatih seperti Sarri dan Pioli yang menangani tim yang secara teori lebih lemah, tetapi saya selalu lolos melawan mereka selain bersama Inter," ujarnya.
Baca Juga: 200 Karyawan Manchester United di PHK, Omar Berrada: Kita Rugi Sejak 2019
Usai kemenangan tim Vincenzo Italiano atas gol dari dua striker Bologna Santiago Castro dan Dan Ndoye, dia meminta maaf atas kekecewaannya.
"Saya sekali lagi minta maaf untuk membicarakan hal ini, karena kekalahan kami bukan hanya kesalahan wasit, tetapi insiden-insiden ini terus terjadi dan terkadang terasa seperti kami berjalan di atas bara api selama pertandingan. Itu masalah mentalitas. Ada saat-saat yang sangat positif bagi tim lawan dan sangat negatif bagi kami," terangnya.
Sergio sebenarnya tidak ingin memamerkan jejak kariernya, tapi dia hanya kesal dengan keputusan pertandingan hari ini.
“Saya minta maaf karena sedikit keceplosan di sana, saya lebih suka berbicara tentang sepak bola," tambahnya.
Selanjutnya, Milan akan melawan Lazio di San Siro pada Senin, 3 Maret 2025.***