"Manchester City bangga bersaing di puncak WSL dan atas rekor luar biasa dalam lolos ke kompetisi Eropa," kata Charlotte O'Neill.
Akan tetapi, dia sangat yakin dengan digantikannya Gareth oleh Nick, skuadnya akan semakin maju di Liga Champions Wanita UEFA musim depan.
"Dengan enam pertandingan tersisa di WSL, kami yakin bahwa perubahan manajemen akan memberikan semangat baru bagi upaya kami untuk memastikan kualifikasi Liga Champions Wanita UEFA 2025/26," tegasnya.
Dia menyampaikan terima kasih meski City masih belum mencapai standar yang diinginkan.
Baca Juga: Bos Milan Kesal Atas Kemenangan Bologna, Sergio Conceicao: Itu Masalahnya, Ini Terus Terjadi
"Kami ingin menyampaikan terima kasih kami kepada Gareth atas semua usahanya selama bertahun-tahun di City. Sayangnya, hasil musim ini sejauh ini belum mencapai standar setinggi ini," ungkapnya.
Untuk rencana ke depannya, Charlotte meyakini skuadnya akan menang di pertandingan mendatang.
"Kemenangan Piala FA dan Piala Liga kami akan tetap menjadi momen istimewa dalam sejarah klub sepak bola ini. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di masa mendatang," ujarnya.
Gareth adalah manajer WSL yang menjabat paling lama yang diangkat sejak bulan Mei 2020.
Sedangkan, Nick adalah pelatih asal Inggris yang memimpin New York FC sejak 2022.