Jambiline.com - Aksi selebrasi bek Paris Saint-Germain Achraf Hakimi kemarin mengundang geram pendukung Liverpool.
Achraf Hakimi bermain selama 120 menit penuh saat PSG bangkit dan menyingkirkan pemuncak klasemen Liga Primer itu.
Tindakan Achraf Hakimi disambut dengan ejekan oleh beberapa orang di Kop sebagai bentuk kekecewaan bagi pendukung tim tuan rumah.
Manajer PSG Luis Enrique menegaskan, tindakan ini merupakan hal yang wajar lantaran semua pemain pasti melakukan selebrasi, termasuk Achraf Hakimi, dikutip Jambiline.com dari All Football App, pada Rabu, 13 Maret 2025.
Baca Juga: Tumbangkan Feyenoord 2-1, Bek Inter Milan: Saya Bangga Menjadi Kapten
"Karakter dan kepribadian mereka, bahkan saat kami melakukan tendangan penalti, mereka menunjukkan karakter yang hebat. Saya pikir itu menunjukkan dengan jelas tim seperti apa kami," kata Luis Enrique.
Rasa frustrasi terlihat jelas dari pendukung Liverpool saat pertandingan berakhir.
Kemarahan para penggemar semakin meningkat saat bek Maroko merayakan kemenangan dengan mengangkat bendera PSG.
PSG bangkit dari kekalahan karena sempat tumbang di leg pertama untuk mengalahkan lawan mereka dari Inggris.
Padahal, The Reds dinilai menciptakan lebih banyak peluang daripada di leg pertama.
Seluruh penonton mengakui bahwa tim Arne Slot tidak bisa menembus gawang Gianluigi Donnarumma.
Liverpool finis di puncak klasemen setelah fase liga, sementara PSG terpaksa melalui play-off melawan Brest.
Sejak awal klasemen, Luis tetap yakin akan lolos setelah kekalahan timnya di leg pertama, dan optimisme itu terbukti di Anfield.
Tim Luis sedang dalam performa terbaiknya pada tahun 2025, meski pertandingan kemarin membuat pendukung The Reds geram.