olahraga

Franco Vazquez Dijatuhi Hukuman Larangan Tampil di 10 Pertandingan Usai Rasis kepada Mehdi Dorval

Kamis, 13 Maret 2025 | 12:02 WIB
Gelandang Cremonese, Franco Vazquez, dituduh melakukan pelecehan rasis kepada bek Bari Mehdi Dorval (IG/@uscremonese)

Jambiline.com - Gelandang Cremonese Franco Vazquez dikonfirmasi telah dijatuhi hukuman larangan bermain atas tindakan pelecehan rasisnya kepada bek Bari Mehdi Dorval.

Franco Vazquez diduga telah melakukan pelecehan rasial terhadap bek Bari Mehdi Dorval.

Saat pertandingan berakhir imbang 1-1 pada 15 Februari 2025, Franco Vazquez mengungkapkan kata-kata kasar kepada Mehdi  dan membuat Pelatih Bari Moreno Longo sangat marah.

"Saya di sini untuk membela Dorval dan menunjuk Franco Vazquez. Jangan berkata 'n***os**m' kepada siapa pun," kata Moreno Longo, dikutip Jambiline.com dari Mirror, pada Kamis, 13 Maret 2025.

Baca Juga: Fans Liverpool Marah Atas Selebrasi Bek PSG, Luis Enrique: Karakter Mereka Hebat

Mehdi tampak putus asa dan menangis sehingga harus dihibur oleh rekan-rekannya.

Insiden ini terjadi sesaat sebelum babak pertama berakhir, dan Longo menegaskan agar siapapun memahami sosok Mehdi yang sensitif.

"Pada tahun 2025, hal itu sama sekali tidak dapat diterima, kita perlu menggarisbawahinya. Kita semua mendukung Dorval, dia orang yang sensitif dan sayangnya ini bukan pertama kalinya hal itu terjadi musim ini," ujarnya.

Atas tuduhan itu, mantan bek Sevilla ini dijatuhi hukuman larangan bermain 10 pertandingan di Serie B.

Di samping itu, Cremonense mengonfirmasi akan mengajukan banding atas larangan tersebut.

Mereka akan bersikeras untuk membuktikan ketidakbersalahannya kepada Kantor Kejaksaan Federal.

Mereka yakin Vazquez akan mampu membuktikan apa yang dia laporkan sendiri terhadap fakta-fakta yang disengketakan kepadanya.

Klub tersebut menambahkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan pengacara mereka.

"Kami akan melaksanakan setiap inisiatif yang tepat, dan memegang komitmen konkret perusahaan dalam memerangi rasisme melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial yang secara langsung melibatkan anggotanya dan seluruh komunitas," kata Cremonense.

Sementara, pimpinan Serie A mendapati Vazquez tetap dinyatakan bersalah atas penghinaan ekspresif terhadap diskriminasi rasial.

Halaman:

Tags

Terkini