Jambiline.com - Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Jambi, Fadli Sudria blak-blakan ungkap kekecewaannya terhadap Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, H. Bhakri, hingga soroti alasan Al Haris ingin melawan kota kosong di Pilgub Jambi 2024 mendatang.
Mulanya, Fadli Sudria tegas bahwa dirinya akan tegak lurus mendukung Calon Gubernur dan Wak Gubernur Jambi, Romi Hariyanto dan Sudirman di Pilgub Jambi mendatang.
Bahkan, dirinya tak peduli dengan sanksi yang akan diterimanya atau keputusan yang ia buat tersebut.
Fadli menyebut akan menerima konsekuensi apapun dari PAN, atas keputusannya mendukung Romi Hariyanto untuk Gubernur Jambi 2024-2029.
Bukan tanpa alasan, Fadli menyebutkan selain kader murni dukungannya terhadap Romi juga karena ia menilai, mantan Bupati Tanjab Timur itu adalah sosok ideal yang pas untuk memimpin Jambi ke depan.
"Ya jelas Romi Hariyanto adalah sosok yang ideal, yang pas untuk memimpin jambi ke depan. Saat ini kita butuh pemimpin yang kosisten untuk membangun Jambi," kata Fadli usai paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Minggu (01/09/2024) kemarin.
Baca Juga: Hingga Hari Ini Sudah Sebanyak 1.900 Pelamar CPNS Pemkot Jambi 2024
Disamping itu, ia juga membeberkan kekecewaannya terhadap Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Bakri yang dinilai membalas loyalitasnya terhadap PAN dengan pernyataan-pernyataan liar yang membuatnya kecewa.
“Saya bantah pernyataan H. Bakri yang mengatakan saya tidak terpilih. Jelas-jelas saya tidak ada maju pada pemilihan legislatif lalu. Karena apa, ada hal yang harus saya tuntut kepada H Bakri dan partai,” imbuhnya.
Dirinya menceritakan, saat itu Bakri memaksa istrinya Denita untuk maju di Pemilihan Legislatif.
Hasilnya, Denita pun berhasil memperoleh suara yang maksimal, yakni terbesar ketiga di Kabupaten Kerinci.
"Tetapi setelah pemilu, ceritanya lain. Saya minta H Bakri Konsisten, saya tidak ada maju kemarin. Karena masyarakat meminta saya untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah Kerinci,” ujarnya.