Jambiline.com - Calon Gubernur Jambi nomor urut satu, Romi Hariyanto, menyinggung kasus bunuh diri yang melibatkan seorang mahasiswi di gedung Mahligai 9 Bank Jambi.
Romi mengungkapkan hal ini dalam debat publik pertama pasangan calon Gubernur Jambi yang digelar pada Minggu malam (27/10/2023), setelah mendapat pertanyaan dari moderator tentang strategi mempersiapkan generasi Z sebagai tulang punggung pembangunan Provinsi Jambi pada 2045.
"Ini persoalan kita semua. Jika kita lihat dari fenomena hari ini, ada lebih dari 720.000 orang meninggal karena depresi, dan 3 juta orang karena obesitas, yang sebagian besar berasal dari generasi Z.
Baca Juga: Sumpah Pemuda Tahun 2024 : Merajut Kesatuan Membangun Bangsa
Dan Bru ini kita lihat kasus salah satu anak muda kita melakukan aksi bunuh diri di gedung Mahligai 9. Tentu ini menjadi perhatian khusus bagi kita," ujar Romi.
Romi menambahkan, jika terpilih bersama pasangannya, Sudirman, ia akan memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk beraktualisasi.
Romi berjanji untuk menghadirkan pendampingan, penyuluhan, dan bantuan permodalan yang dapat mendorong anak-anak muda di Jambi berinteraksi secara sehat serta mengembangkan potensi diri mereka.
Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 : Budi Setiawan Sampaikan Apresiasi Pada Pemuda Jambi
"Insyallah, jika Romi-Sudirman terpilih menjadi Gubernur Jambi, kami akan menyediakan tempat yang aman dan gratis untuk anak-anak muda berekspresi, termasuk mereka yang gemar TikTok," tambahnya.
Pernyataan Romi ini mendapat perhatian dari publik karena menyinggung isu kesehatan mental yang semakin relevan, khususnya bagi generasi muda.