Jambiline.com - Terkait pemilih pemula yang saat ini mendominasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Provinsi Jambi pada Pemilu 2024 mendatang, Dr. Pahrudin Hm, M. A, Analis Politik dan Kebijakan UNH pun berikan komentar.
Belum lama ini, KPU Provinsi Jambi mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di jambi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang sebanyak 2.676.107 pemilih.
Jumlah tersebut pemilih millenial kelahiran 1981-1996 sebanyak 880.231 pemilih atau sekitar 32,89 persen, sedangkan generasi dari 1965-1980 itu sebanyak 830.878 pemilih atau sekitar 31,05 persen.
Baca Juga: AJI Jambi Berdiskusi dengan Editor Media Massa: Perkuat Informasi Kelompok Marjinal
Dari jumlah data tersebut, pemilih generasi millenial lebih mendominasi di Pemilu tahun 2024 mendatang. Hal ini pun diakui oleh Ketua KPU Provinsi Jambi, Iron Syahroni saat dikonfirmasi awak media ini belum lama ini.
Ironi mengakui, bahwa DPT di Provinsi Jambi pada Pemilu 2024 nanti memang mengalami peningkatan. Peningkatan ini ditambah dengan meningkatnya pemilih pemula atau kaum millenial yang masih duduk di bangku sekolah hingga perguruan tinggi.
"Ia tahun ini jumlah DPT kita meningkat dari sebelumnya. Pemilih ini didominasi oleh pemilih pemula," kata Iron.
Baca Juga: Pemerkosa Anak 13 Tahun di Jambi Divonis 3 Bulan, Ayah Korban Kecewa
Nah melihat banyaknya pemilih pemula di Pemilu 2024 nanti, apakah akan memberikan dampak atau pengaruh bagi para Caleg maupun Capres di Pemilu nanti?
Menanggapi hal tersebut, Dr. Pahrudin Hm, M. A, Analis Politik dan Kebijakan UNH Direktur Eksekutif Public Trust Institute (PUTIN) saat dikonfirmasi awak media ini pada Sabtu (16/12/2023) akhirnya angkat bicara.
Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Nurdin Hamzah itu menilai, akan terjadi beberapa kemungkinan di Pemilu 2024 nanti dengan meningkatnya pemilih pemula tersebut. Salah satunya, kontestasi politik baik itu Caleg maupun Capres, harus mencari celah untuk menarik simpati kaum millenial ini.
Baca Juga: Anies Tawarkan Solusi Persoalan Batu Bara di Jambi, Pengamat: Sebetulnya Tidak Perlu Anies Juga
"Ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi. Pertama itu kontestan atau kandidat ini harus lebih banyak menyasar anak-anak muda, anak-anak yang kebutuhannya apa. Misalkan penggunaan yang tinggi, dimana artinya para kandidat harus bisa menyasar itu." Terang Pahrudin pada Jambiline.com.
Artikel Terkait
Ada Penambahan DPT di Provinsi Jambi Pada Pemilu 2024, Berikut Jumlahnya
Berikut Jumlah DPT Pemilu 2024 di 11 Kabupaten Kota dalam Provinsi Jambi
Ada Dugaan Pelanggaran Pemilu? Ketua Bawaslu Jambi: Laporkan ke Kami
BPJS Kesehatan Dukung Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024
Kapolda Jambi Wanti-wanti Residu Pemilu Tahun 2019
KPU Provinsi Jambi Gelar Sosialisasi Peraturan KPU Bersama Media Massa: Dorong Pemberitaan Kampanye Pemilu 2024 Adil dan Berimbang
KPU Merangin Segera Rekrut KPPS Pemilu 2024