Sahala menambahkan bahwa keluarga bayi kembar siam tersebut tidak mampu secara finansial, dan pihak rumah sakit sedang berusaha untuk mengatur agar pengobatan dapat ditanggung oleh pemerintah.
Baca Juga: Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Pemboran Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip, Blok Cepu Bojonegoro
"Kami sedang mencoba menanyakan kepada dokter spesialis apakah harus dirujuk ke Jambi atau Jakarta. Jika ke Jambi, kita bisa menggunakan Jamkesda, tetapi jika ke Jakarta, hal ini masih belum jelas," ujarnya.
Hingga saat ini, pihak rumah sakit masih memastikan apakah bayi kembar siam tersebut akan dirujuk ke Jambi atau Jakarta, sambil berharap agar biaya perawatan dapat ditanggung oleh pemerintah.
Artikel Terkait
YSA Ancam Bunuh Bayi Kandung Jika Tak Dilayani Suami
Terjebak Dalam Sumur: Dua Anak Meninggal Dunia, Ibu Berhasil Selamat
Ibu di Jambi Meninggal Usai Balap Karung, Sempat Tertawa Sebelum Jatuh
Janin Bayi Ditemukan di Pinggir Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sambut Hari Ibu 2023, Budi Setiawan: Jasa-jasamu Tidak Pernah Kami Lupakan