Jambiline.com - Green Student Movement (GSM) Jambi menampilkan belasan karya fotografer yang berasal dari berbagai provinsi. Pameran foto itu merupakan rangkaian Festival Orang Muda yang digelar di Taman Budaya Jambi, Sabtu (9/3).
Belasan foto yang dimaksud, ada yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jambi. Potret kerusakan lingkungan, alam yang masih asri, dan kegiatan konservasi, tampak di sana.
"Kegiatan ini merupakan salah satu gerakan anak muda. Ada beberapa kegiatan, yakni gelar wicara, gelar karya, dan lomba," kata Ketua GSM Jambi Muhammad Rizki.
Baca Juga: Diajak Diskusi Lingkungan, 2 Bakal Calon Gubernur Jambi Kompak Tak Hadir
Tidak hanya pameran dan lomba foto, dalam Festival Orang Muda, juga ada lomba mewarnai tingkat SD, lomba prakarya tingkat SMA, musikalisasi puisi, penampilan musisi independen, tarian yang dilakukan Suku Anak Dalam, dan teater.
Terdapat pula kelas ekologi yang mana para rektor dari tiga universitas menjadi pemateri. Mereka ialah Rektor Universitas Jambi Helmi, Rektor UIN STS Jambi Asad Isma, dan Rektor Universitas Muhamadiyah Jambi Hendra Kurniawan.
Namun, dua orang politisi yang digadang-gadang bakal calon Gubernur Jambi 2024-2029 kompak tidak menghadiri bedah gagasan lingkungan dalam rangkaian Festival Orang Muda.
Baca Juga: Pokdarwis Meranti Rawa Studi Pengelolaan Ekowisata Mangrove di Jambi
Dua bakal calon yang dimaksud, yakni Al Haris yang saat ini masih menjadi Gubernur Jambi (2020-2024), dan Romi Hariyanto yang masih menjabat Bupati Tanjung Jabung Timur.
Mereka batal hadir dengan alasan ada kegiatan lain. Padahal, flayer yang memberitahukan mereka akan menjadi narasumber di kegiatan tersebut, sudah disebarkan.
Rizki mengatakan para mahasiswa yang tergabung dalam GSM Jambi merasa kecewa. Ia menduga Haris dan Romi takut pikirannya dibedah oleh para anak muda dan aktivis.
"Kecewa terhadap mereka yang sebenarnya kita jaring melalui konsolidasi dengan komunitas yang ada," katanya.
Tidak hanya Haris dan Romi, GSM Jambi sebelumnya turut mengundang Syarif Fasha (mantan Wali Kota Jambi) dan Cek Endra (mantan Bupati Sarolangun). Namun, Fasha beralasan sedang dalam perjalanan dari London. Sedangkan Cek Endra bilang ada kegiatan di Jakarta.
"Dari empat calon yang diundang, semua tidak datang. Mereka tidak datang, yang menandakan mereka takut dengan orang muda," kata Rizki.
Artikel Terkait
Walhi Jambi Sebut Monopoli Air Lahan Gambut Picu Karhutla
Puluhan Hektare Sawah di Jambi Gagal Panen Imbas El Nino
KKI Warsi Melibatkan Masyarakat Jambi Mengurangi Emisi Karbon dengan Melestarikan Hutan
Walhi Jambi: Manusia Percepat Datang Kiamat
Sebulan Api Sumur Minyak Ilegal di Jambi Masih Membara
Diajak Diskusi Lingkungan, 2 Bakal Calon Gubernur Jambi Kompak Tak Hadir