Sabtu, 18 April 2026

Tim Gabungan Tutup Ratusan Sumur Migas Ilegal di Desa Bungku dan Desa Pompa Air Kabupaten Batanghari, Jambi

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Jumat, 10 Mei 2024 | 22:36 WIB

Petugas menutup sejumlah lubang sumur minyak ilegal (SKK Migas)
Petugas menutup sejumlah lubang sumur minyak ilegal (SKK Migas)

Jambiline.com - Personil gabungan dari Polda Jambi, Korem 042 Gapu, lembaga pemerintahan di tingkat daerah, serta Pertamina EP Jambi dilakukan pada Senin (6/5/2024) lalu untuk menutup ratusan sumur migas liar di Desa Bungku dan Desa Pompa Air Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Partisipasi dari struktur pemerintahan mulai dari tingkat tertinggi hingga paling lokal turut serta dalam proses penertiban ini, termasuk pihak Pemerintah Kabupaten Batanghari, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Tahura, unsur kecamatan, dan desa.

Langkah ini diambil untuk menghentikan dampak negatif yang ditimbulkan oleh penambangan ilegal, seperti kerusakan lingkungan dan risiko kecelakaan yang mengancam keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Pertamina EP Jambi Field Dukung Program Pengembangan Batik Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi

AKBP Reza Khomeini dari Polda Jambi menjelaskan bahwa operasi ini direncanakan akan berlangsung selama seminggu, sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang No. 22 tahun 2001 tentang migas yang jelas melarang aktivitas penambangan tanpa izin.

Polda Jambi didukung penuh oleh Korem 042 Gapu yang mengerahkan puluhan personel Brimob. Kolonel Inf M. Imasfy dari Korem menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam operasi ini bertujuan untuk membantu mengamankan aset negara, sesuai dengan ketentuan dalam UU 45 Pasal 33 ayat 3.

Penambangan ilegal di daerah tersebut telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan, dengan dampak lingkungan yang terlihat jelas dan potensi dampak jangka panjang yang belum terlihat.

Baca Juga: Berikut Daftar 34 Cabor Kontingen Jambi yang Akan Bertanding di PON XXI/2024 Aceh-Sumut, KONI Genjot Latihan Atlet Target 10 Besar

General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Hari Widodo, menyebutkan bahwa selain dampak lingkungan, penambangan ilegal juga mengancam keselamatan warga sekitar dan merugikan potensi pendapatan daerah dari sektor migas.

Untuk memastikan keamanan dalam pelaksanaannya, penutupan sumur ilegal ini melibatkan sejumlah tenaga ahli, pemadam kebakaran, dan ambulance.

Totalnya, sebanyak 149 sumur direncanakan akan ditutup dalam operasi tim gabungan ini. Upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah tegas dalam mengamankan lingkungan dan keselamatan masyarakat dari dampak negatif penambangan ilegal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terpopuler

X