Sedangkan di Palestina, batu melambangkan perlawanan perjuangan terhadap penindasan dan pendudukan penjajah. Kedua tindakan ini menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam menghadapi musuh, baik yang bersifat spiritual maupun fisik, mental, ekonomi,politik dan sosial.
Baca Juga: PKB Resmi Berikan Dukungan untuk Hurmin-Gerry dalam Pilkada Sarolangun 2024
Namun, perbedaannya terletak pada tujuan dan dampaknya. Batu lontaran Jamarat adalah bagian dari ritual khusus dan unik keagamaan yang dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tanpa tujuan untuk melukai atau menyakiti orang lain.
Sementara itu, batu perlawanan di Palestina digunakan dalam konteks konflik politik dan militer, dengan tujuan untuk mempertahankan hak-hak dan kedaulatan mereka.
Penutup
Batu, dalam kedua konteks ini, menjadi simbol perlawanan yang kuat. Di Mina, batu lontaran Jamarat mengajarkan umat Islam untuk menolak godaan dan tetap teguh dalam iman dan ketakwaan.
Di Palestina, batu menjadi alat dan simbol perjuangan melawan penindasan dan pendudukan penjajah. Kedua penggunaan batu ini, meskipun berbeda dalam konteks dan tujuan, menunjukkan bagaimana benda sederhana dapat memiliki makna yang sangat mendalam dan menjadi simbol keberanian dan keteguhan.
Melalui pemahaman ini, kita dapat lebih menghargai makna dan simbolisme yang terkandung dalam tindakan sederhana seperti melempar batu, baik dalam konteks ibadah maupun politik.
Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya keberanian dan keteguhan dalam menghadapi segala bentuk kejahatan dan penindasan, kemaksiatan serta pentingnya menjaga nilai-nilai kebenaran dan keadilan dalam kehidupan kita.
Makkah Mukarramah : 16 Juni 2024
Rusli Abdul Roni (Ketua Unit DCMT dan Dosen Kolej Pendidikan Berterusan (CCED) Universiti Tenaga Nasional Malaysia)
Artikel Terkait
DPRD Jambi Bakal Gelar Rapat Bersama Bahas Regulasi Jalur Tongkang Batu Bara
Membandel Larang Aturan Pemerintah, Tugboat Tongkang Batu Bara Dilempari Molotov Oleh Warga
Warga Lempar Melotov ke Tugboat Tongkang Batu Bara, Polres Bersama Forkopimda Batanghari Lakukan Ini
Batu Bara: Menggugat Keadilan dan Kebijakan SDA Jambi
Kapal Tongkang Batu Bara Penabrak Tiang Jembatan Auduri I Ternyata Milik Ko Apex
Jalur Angkutan Batu Bara Dibuka Kembali, Waka DPRD Jambi: Perusahaan Tolong Patuhi Aturan