Sabtu, 18 April 2026

Rumus Kehidupan : SUDAHI

Photo Author
Novan Riansyah, Jambi Line
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 10:37 WIB

Artikel Rumus Kehidupan yang Ditulis Oleh Bahren Nurdin (Mind-Provocator).  (Jambi Line)
Artikel Rumus Kehidupan yang Ditulis Oleh Bahren Nurdin (Mind-Provocator). (Jambi Line)

Jambiline.com - Hidup ini tak pernah lepas dari berbagai ujian dan tantangan. Setiap hari, kita dihadapkan pada beragam masalah, baik yang bersumber dari diri sendiri maupun orang lain. Rumus sederhananya yakni, SenyUm, DiAm, Husnuzon dan Ikhlaskan (SUDAHI).

Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam dunia sosial dan kebijakan publik, serta dipercaya menjadi pembicara di berbagai seminar motivasi (mind-provocator), saya ingin berbagi sebuah rumus sederhana. Rumus ini saya sebut: SUDAHI  (SenyUm, DiAm, Husnuzon dan Ikhlaskan).

Senyum: Ketika berhadapan dengan kesulitan atau orang-orang yang menyebalkan, cobalah untuk tersenyum. Mungkin terdengar klise, namun senyum memiliki kekuatan luar biasa. Secara ilmiah, tersenyum merangsang otak kita untuk melepaskan hormon endorfin, dopamin, dan serotonin.

Baca Juga: Persiapan Melawan Denmark di Euro 2024, Kiper Serbia Vanja Milinkovic-Savic Terlibat Perkelahian Fisik di Bar

Hormon-hormon ini berperan dalam meningkatkan mood, mengurangi stres, dan bahkan dapat mengurangi rasa sakit. Lebih dari itu, senyum kita bisa menular kepada orang lain, menciptakan lingkungan yang lebih positif di sekitar kita.

Diam: Pepatah kuno mengatakan, ‘diam adalah emas’. Paling tidak, dengan memilih untuk diam, kita membatasi diri dari perdebatan atau pertengkaran yang tidak perlu.

Meskipun sepintas terlihat seperti kekalahan, sesungguhnya dengan diam, kita telah memenangkan pertempuran melawan ego diri sendiri.

Baca Juga: Hebat Acara Launching Bawaslu Provinsi Jambi Undang Artis dan Host Nasional, Berapa Ya Anggarannya?

Diam memberikan kita ruang untuk merenung, menenangkan pikiran, dan melihat situasi dengan lebih jernih.

Husnuzon: Berprasangka baik atau husnuzon adalah kunci ketenangan hati. Yakinlah bahwa apapun yang kita hadapi adalah yang terbaik dari Allah SWT.

Dengan berprasangka baik kepada Allah dan sesama manusia, kita menciptakan kedamaian dalam diri dan membangun hubungan yang lebih positif dengan orang lain. Sikap ini juga membantu kita melihat hikmah di balik setiap kejadian, sehingga kita bisa terus belajar dan berkembang.

Baca Juga: Belgia-Ukraina 0-0, Kevin De Bruyne Jadi Sasaran Pena Laser Penonton

Ikhlaskan: Inilah puncak dari rumus SUDAHI. Keikhlasan adalah seni melepaskan, menerima apa adanya tanpa penyesalan.

Dengan ikhlas, kita menyerahkan segala urusan kepada Allah sebagai sebaik-baik pembalas. Jika ada orang yang berbuat jahat kepada kita, yakinlah bahwa kejahatan itu sesungguhnya kembali kepada dirinya sendiri. Kita cukup menghadapinya karena Allah semata, tanpa dendam atau kebencian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novan Riansyah

Sumber: Jambiline.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X