Sabtu, 18 April 2026

Gubernur Jambi, Al Haris Sebut Tanam Padi Bisa Tekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Photo Author
Maskun Sopwan, Jambi Line
- Kamis, 25 Juli 2024 | 16:50 WIB

Al Haris saat melaksanakan Tanam Perdana Padi Sawah di Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun (Diskominfo Provinsi  Jambi)
Al Haris saat melaksanakan Tanam Perdana Padi Sawah di Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun (Diskominfo Provinsi Jambi)

Jambiline.com - Gubernur Jambi, Al Haris menegaskan pentingnya penanaman padi sebagai langkah konkret untuk menekan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan.

Hal ini disampaikan saat melaksanakan Tanam Perdana Padi Sawah di Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, pada Selasa (23/07/2024) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam upaya ini, termasuk Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Pemerintah Kecamatan Pelawan, Pemerintah Desa Lubuk Sayak, dan para petani.

Baca Juga: Laga Uji Coba Chelsea vs Wrexham Berujung Dramatis, The Blues Gagal Raih Kemenangan

"Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanaman padi untuk pengendalian inflasi. Kepada para petani, saya menghimbau untuk tetap mempertahankan sawah kita ini dan tidak beralih ke tanaman sawit," kata Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur pertanian seperti pompa air dan saluran irigasi yang rusak. "Kami akan menugaskan Dinas Pertanian untuk meneliti kerusakan tersebut dan mencoba memperbaikinya agar pertanian di sini lebih lancar," ujarnya.

Al Haris menekankan bahwa bertani merupakan pekerjaan yang sangat mulia, tidak hanya untuk ekonomi petani, tetapi juga untuk ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Provinsi Jambi, terutama di Kabupaten Sarolangun.

Baca Juga: Mantan Kepala SMPN 1 Bayang Ungkap Dugaan Penggunaan Ijazah Palsu oleh Caleg Terpilih DPRD Provinsi Jambi

Dia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah menyusun rencana strategis untuk mengolah lahan-lahan kosong menjadi produktif.

Dalam rencana tersebut, petani yang memiliki lahan tidak terpakai dapat mengajukan dana pengolahan, dengan alokasi hingga 20 juta per hektar. Dana ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Untuk tahun 2024, Provinsi Jambi telah menetapkan sasaran penanaman padi seluas 109.260 hektar.

Upaya ini didukung oleh alokasi anggaran dari APBN dan APBD Provinsi Jambi, dengan fokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi dan perluasan areal tanam, pengamanan produksi, serta penguatan kelembagaan.

Baca Juga: Pasca Putusan MA, OJK Persiapkan Langkah-langkah Baru dalam Mengatur dan Melindungi Konsumen dari Praktik Pinjaman Online dan Fintech P2P

Al Haris juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengalihfungsikan lahan pertanian ke penggunaan lain, guna memastikan ketahanan pangan tetap terjaga di Provinsi Jambi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X