Jambiline.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Abdullah Sani menyampaikan ucapan terimakasih dengan dipersiapkannya Provinsi Jambi, sebagai wilayah percontohan dalam penanganan penanggulangan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di Indonesia.
Ucapan terimakasih tersebut disampaikan Wagub saat menghadiri Rapat Koordinasi Analisis Kebijakan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi, bertempat di Hotel BW Luxury, Kamis (25/07/2024).
“Atas nama Gubernur saya ucapkan terima kasih atas kalaborasi dari semua pihak untuk mengatasi karhutla di Provinsi Jambi dalam melindungi masyarakat Provinsi Jambi,” ujarnya.
Baca Juga: Pengisi Suara Nobita Noriko Ohara Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun
Dalam pemaparannya Wagub Sani menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, pada tahun sebelumnya berhasil dalam pencegahan karhutla.
Untuk itu Pemerintah Pusat akan menjadikan Provinsi Jambi sebagai Kla Projek penanggulangan karhutla.
“Upaya pencegahan sekaligus pengendalian kebakaran hutan dan lahan atau karhutla diwilayah Provinsi Jambi dinilai telah dilakukan secara komprehensif. Provinsi Jambi akan dijadikan proyek percontohan pengendalian kebakaran hutan dan lahan karena berhasil menekan luas kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.
Baca Juga: Gubernur Jambi, Al Haris Sebut Tanam Padi Bisa Tekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan
Wagub Sani menjelaskan, Provinsi Jambi ditutupi lebih dari 2 juta hektar atau 43% kawasan hutan (berdasarkan (Surat Keputusan Menteri LHK Nomor 6613 Tahun 2021 tentang Perkembangan Pengukuhan Kawasan Hutan sampai dengan tahun 2020 Provinsi Jambi).
"Tutupan Lahan Gambut Provinsi Jambi seluas lebih dari 852 hektar, yang tersebar di 4 (empat) kabupaten, yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Sarolangun," jelasnya.
"Sementara itu, sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi sangat rawan akan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ini kilas balik karhutla di Provinsi Jambi tahun 2023. Titik panas (hot spot) muncul sepanjang tahun dan tersebar merata di 11 kabupaten/kota sebanyak 4.157 titik, dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (885 titik) dan Kabupaten Batang Hari (863 titik)," sambungnya.
Baca Juga: Laga Uji Coba Chelsea vs Wrexham Berujung Dramatis, The Blues Gagal Raih Kemenangan
"Sampai dengan 30 November 2023, tercatat 1.414,89 hektar hutan dan lahan terbakar pada tahun 2023. Kejadian karhutla terdapat pada 9 (sembilan) kabupaten/kota dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Sarolangun (202 kejadian)," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengimbau agar seluruh elemen harus saling berkoordinasi dan bekerja sama dalam penanganan karhutla.
Artikel Terkait
Wagub Jambi, Abdullah Sani Lepas 66 Calon Jemaah Haji Plus dari PT. Mumtaz Sabila Mabrur
Lepas JCH Kloter 28, Wagub Sani Pesan Jaga Kesehatan, Fisik dan Bathin
Wagub Jambi, Abdullah Sani Tekankan Pentingnya Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Halal dan Benar
Wagub Jambi Sebut Festival Keagamaan, Upaya Distribusi Pesan Perdamaian
Wagub Jambi Hadiri Pelepasan Festival Takbiran Idul Adha 1445 H di Tanjung Jabung Barat
Buka Rakor Forum Pembauran Kebangsaan Se-Provinsi Jambi, Begini Kata Wagub Sani
Wagub Jambi, Abdullah Sani Dukung Perkembangan PSHT di Provinsi Jambi