"Ke depan kita minta keberpihakan Pemerintah Daerah, untuk samo-samo membangun Kota Jambi ini, khususnyo kami dari Lembaga Adat untuk samo-samo mengembalikan roh nyo orang Jambi seperti yang diharapkan nenek moyang kito dulu." Jelasnya.
Baca Juga: Manchester United vs Southampton 3-0: Gol De Ligt, Marcus, dan Garnacho Jadi Sorotan
Selain itu, ia juga berharap ke depan LAM dilibatkan oleh pemerintah kota Jambi untuk memutuskan persoalan terkait dengan pengembangan adat.
"Misalnya belum ada muatan lokal yang ado di tingkat SD, SMP. Nah kita ingin itu di dorong biar anak-anak kito tau, oh adat di Kota Jambi ini seperti ini. Rumah adat ini seperti ini, prosesi adat untuk lamaran pengantin itu seperti ini. Ini yang harus kito sampaikan kepada anak-anak kito di sekolah, kalau kito yang tuo ini sudah tau lah. Cuma harus di didik dengan anak-anak." Tuturnya.
Untuk itu, LAM akan dorong nantinya muatan lokal di sekolah di Kota Jambi afa pelajaran adat Melayu Jambi. Bahkan, mereka siap menjadi tenaga pengajar di sekolah tersebut nantinya.
Baca Juga: Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi Resmi Berganti Nama Jadi RSJD Kolonel H. M. Syukur
"Nah ini yang akan kita dorong, kita buat buku muatan lokal adat Melayu Jambi, kita cetak. Kami Lembaga Adat dak mampu, makanya pemerintah yang kita dorong untuk membuatkan itu. Kami siap untuk menjadi tim pengajar, menjadi guru untuk muatan lokal ini tadi. Khususnya untuk anak-anak SD, SMP dan SMA." Tukasnya.
Artikel Terkait
2 Bahasa Jambi Terancam Punah, Peneliti Sarankan Ini ke Pemerintah dan LAM
Bupati Buka Musyawarah Adat Daerah LAM Jambi Kabupaten Tanjab Barat ke-IX
Usman Ermulan Terima Gelar Orang Kayo Mustiko Rajo Alam dari LAM Jambi
LAM Siap Bedah Visi Misi Bakal Pasangan Calon Wali Kota Jambi di Pilwako Jambi 2024
Kecam Tingginya Penyebaran HIV AIDS di Jambi, LAM Sebut Tak Hanya dari Seks Lawan Jenis Tapi Juga Sesama Laki-Laki