Jambiline.com - Kasus pencurian di Telanaipura, Kota Jambi, yang korbannya seorang jurnalis bernama Rara Khushshoh Azzahro, Sabtu (9/12) dini hari, hingga saat ini belum terungkap.
Korban tampak mengalami trauma hingga memutuskan untuk pindah dari rumah kontraknya alias TKP yang berada di Jalan KS Tubun, RT 06/01, Nomor 88, Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Sementara ini, ia mengungsi di rumah temannya yang berada di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, sampai mendapatkan rumah kontrakan baru yang disinyalir cukup aman. Ia dibantu rekannya sesama jurnalis saat memindahkan dan mengangkut barang-barangnya, Rabu (14/12) malam.
Baca Juga: Tak Gentar Hadapi FPIL, 50 Perempuan Desa Sumber Jaya Bentuk Gerakan
Rara menyampaikan sejak kejadian nahas itu, dirinya kesulitan tidur. Pada malam hari ia mengalami was-was dan diduga trauma.
Setiap mendengar suara di rumah atau suara dari luar sekecil apa pun, ia langsung terbangun. Begitu juga kilatan cahaya, itu bisa membuat dirinya membuka mata. Ia dan ibunya tidak merasa aman tinggal di sana.
"Syok dan sedih. Ya mungkin karena baru pertama kali jadi korban pencurian. Kalau mau tidur itu, mau cepat atau lamban, pasti beberapa kali bangun. Ada suara sedikit di dalam atau di luar rumah, kebangun," katanya.
Padahal, sebelum kejadian ini ia selalu tidur pulas. "Tidak terbangun kalau belum waktunya atau belum puas tidur. Sekali pun ada alarm, itu dimatikan dan kembali tidur," kata Rara.
Ia awalnya ingin menetap di rumah kontrakan itu sampai kasus ini selesai. Tetapi, karena selalu dilanda was-was hingga sulit beristirahat, makanya dia memutuskan untuk pindah.
“Terus orang tua (ibu) juga tidak nyaman dan tenang bila saya di situ. Sedangkan orang tua tinggal di kabupaten. Orang tua saya bahkan tidak pulang karena saya masih tinggal di rumah kontrakan yang tidak aman,” ujarnya.
Baca Juga: Pendakian Gunung Kerinci Dibatasi Menimbang Erupsi Marapi
Rara curiga pelaku pencurian sudah mengetahui struktur rumah kontraknya. Sehingga pelaku bisa melakukan persiapan untuk mengambil barang di dalam kamar melalui cela terali jendela.
Di sisi lain, Rara sebenarnya selalu mengunci rumah saat berada di dalam. Itu membuat rumah ini selalu tampak kosong dari luar. Makanya, Rara bertanya-tanya bagaimana pelaku mengetahui sudah ada orang yang tinggal.
"Saya jarang membuka pintu. Sehingga orang tidak tahu ada yang tinggal. Tapi kok bisa kemalingan?" kata Rara.