Selain itu, kandidat yang ikut dalam kontestasi politik di Pemilu 2024 juga harus tahu kebutuhan anak muda itu apa. "Kontestan juga harus tau kebutuhan anak muda sekarang apa, kandidat harus paham itu." ungkapnya.
Betapa tidak, sebagai pemilih pemula ia menilai anak muda ini tentu akan lebih banyak menyeleksi para kandidat yang akan bertarung di Pemilu 2024 nanti.
"Jadi mereka yang awalnya tidak tau siapa sosok kandidat ini, mereka harus banyak menyeleksi. Tentu mereka butuh mencari tahun di internet bagaimana latar belakang dari para kandidat ini," imbuhnya.
Oleh karena itu, menurutnya jika nantinya para kandidat ini gagal mencukupi apa yang dibutuhkan oleh anak muda tersebut, dampak yang akan terjadi para pemilih pemula ini akan lebih memilih Golput. Mengapa demikian, karena hilangnya ketertarikan apra pemilih untuk pemilih.
"Kalau para kandidat ini gagal memenuhi kebutuhan para anak muda ini, maka bisa jadi mereka tidak dipilih. Selanjutnya, juga bisa jadi Golput, karena anak muda ini merasa tidak terwakili dari aspirasi mereka." Tukasnya.
Baca Juga: Waspadai Cuaca Ektrem, BMKG Warning 5 Wilayah Ini di Jambi