Jambiline.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melewati persoalan penting tatkala mengunjungi Bungo, Jambi, Rabu (3/4). Permasalahan penambangan emas ilegal tanpa izin (PETI) di Dusun Sungai Telang tidak diperhatikannya.
Aktivitas penambangan emas ilegal di sana menyulitkan masyarakat. Masyarakat kehilangan sumber air bersih. Sungai yang menjadi sumber air utama bagi sekitar 2.800 orang di sana, tercemar imbas aktivitas yang merusak lingkungan ini.
Masyarakat di sana tidak tinggal diam. Beberapa kali mereka mengadakan demo di kantor pemerintah desa. Tak hanya itu, mereka juga melakukan demo di media sosial menyambut presiden itu, bertuliskan "Selamat Datang Pak Jokowi di Kota Seribu PETI".
“Kami menjaga kampung agar aktivitas PETI ini tidak merusak kampung kami bahkan lingkungan Jambi, karena kampung kami ini paling ujung Kabupaten Muara Bungo diketahui juga ulu Sungai Bungo,” ujar seorang warga yang tidak bisa disebutkan namanya, Kamis (4/4).
Baca Juga: Polisi Ungkap Dokter Jambi yang Tewas Dikejar Bukan Pelaku Maling
Tidak hanya merusak sumber udara, PETI juga merusak wisata di lokasi itu. “Wisata ini kian hari semakin terancam akibat aktivitas PETI di sini sehingga kami warga Sungai Telang melawan kerasnya aktivitas tersebut,” kata warga.
Ia kecewa presiden hanya mengunjungi pasar dan berbagi sembako di sana, tidak membahas permasalahan PETI.
“Kami sangat kecewa kunjungan Presiden ke Kabupaten Bungo hanya mengunjungi Pasar atas dan ke Bulog saja tidak melihat lingkungan Bungo,” ujarnya.