Jambiline.com - Beredar video viral kapal tongkang batu bara terbakar bagian sampingnya di sungai Batanghari, diduga karena dilempari warga pakai molotov.
Dari rekaman video yang dilihat media ini, terlihat sejunlah warga berkumpul di Jembatan Tembesi. Mereka berteriak dan melempari Tugboat, yang menarik kapal tongkang batu bara tersebut.
Bukan cuma itu, tampak juga warga melempar Tugboat dengan bom molotov yang membuat bagian kiri kapal terbakar.
Baca Juga: DPRD Provinsi Jambi Minta Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Segera Diselesaikan Tahun Ini
Informasinya, hal ini dilakukan warga kerena kesal, melihat kapal tongkang batu bara ini masih beroperasi di Sungai Batanghari. Padahal, pemerin Provinsi Jambi, sudah melarang dan menghentikan aktivitas tongkang batu bara lewat jalur sungai.
Menangapi hal tersebut, Wakil Ketua Satgas Wasgakkum Provinsi Jambi, Johansyah menyesalkan kejadian ini.
Menurut Johansyah, apa yang dilakukan oleh kapal tongkang batu bara ini, sama saja tidak mengikuti aturan yang dibuat pemerintah belum lama ini.
Baca Juga: Usai Tabrak Kontainer, Mobil Avanza di Beringin Terbakar
"Ini kan buat masyarakat marah," katanya.
Apalagi, bilang Johansyah aturan itu juga sudah ada kesepakatan dengan perusahaan batu bara juga, untuk tidak lewat jalur sungai sampai jembatan yang rusak oleh kapal tongkang batu bara belum lama ini diperbaiki.
"Itu pun harus dengan pengawalan dari pihak keamanan," imbuhnya.
Oleh karena itu, ia menghimbau kepada Perkumpulan Pengusaha Tambang Batu Bara (PPTB) untuk tegas, serta bisa mengatur perusahaan batu bara dibawah naungannya.
Baca Juga: Pebalap Astra Honda Akan Taklukan Tantangan Kelas Dunia di GP Catalunya
Untuk diketahui kapal tongkang batubara nekat melintas ini adalah TB Mega Power/ Nanriang melewati jembatan tembesi pada Kamis, 23 Mei 2024 pagi.