Jambiline.com- Diusia ke 623 Tahun Kota Jambi, Anggota Dewan Provinsi Jambi, Kemas Al Farabi menyampaikan berbagai harapan dan masukannya ke pada Pemerintah.
Politisi PKB itu tidak menyangkal berbagai keberhasil yang sudah dicapai. Namun ia juga tidak menafikan berbagai persoalan yang harus menjadi perhatian Pemerintah khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.
Pertama, kata Al Farabi adalah persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya PAD kota Jambi harus lebih ditingkatkan dengan pemberdayaan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.
Baca Juga: Warga Batak di Jambi Ini Puji Rencana Program Kesehatan dari Calon Wali Kota Budi Setiawan
Kedua persoalan kemacetan lalu lintas kota harus menjadi perhatian. Pemerintah diharapkan memperlebar jalan.
"Jalan yang diperlebar menjadi 3 lajur bukan justru trotoar nya yang diperlebar," kata Kemas.
"Selain itu juga perlu dibuat aturan bersama Satlantas Polresta terkait larangan kendaraan parkir di badan jalan sesuai PP no34/2006 pasal 34,35 dan 36," sambungnya.
Baca Juga: Jurnalis hingga Seniman di Jambi Tanda Tangan Petisi Penolakan RUU Penyiaran, DPRD Tak Muncul
Masalah lain, kata Kemas, adalah terkait maraknya parkir liar dibeberapa tempat perbelanjaan yang padahal pihak pengelola sudah menggratiskan biaya parkir.
"Di beberapa minimarket yang sudah menggratiskan parkirnya bahkan dikawasan dalam pasar kota diminta lagi oleh penjaga parkir saat parkir di dalam kawasan tersebut," beber Kemas.
Selain itu, Kemas juga menyoroti persoalan Mall Jambi City Centre yang berada ex terminal simpang kawat. Ia berharap adanya solusi agar Mall itu dapat dioperasionalkan.
"Sebaiknya pemkot harus mengalah soal kewajiban pembayaran dari pengusaha agar segera dioperasionalkan kembali," saran Kemas.
Tak hanya itu, Kemas juga mengatakan saat ini Kota Jambi tengah menghadapi persoalan Tempat Pemakaman Umum (TPU).