daerah

Yayasan AHM Tanam 20.000 Mangrove di Banyuwangi untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Rabu, 12 Juni 2024 | 17:35 WIB
Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menanam 20.000 mangrove (Sinsen)

Jambiline.com - Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menanam 20.000 mangrove di Kawasan Ekonomi Esensial (KEE) Teluk Pangpang, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa (11/06).

Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai bagian dari komitmen Yayasan AHM dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi terhadap program pembangunan berkelanjutan bersama pemerintah.

Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi, Anang Budi Wasono, bersama jajaran manajemen PT Astra Honda Motor, Yayasan AHM, dan PT Mitra Pinasthika Mulia sebagai main dealer Honda area Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Pesan Abdullah Sani untuk Warga Jambi : Pentingnya Nilai Kejujuran dan Keteladanan dalam Keluarga untuk Mewujudkan Integritas dan Mencegah Korupsi

Pada kesempatan ini, Yayasan AHM menanam mangrove jenis Rhizopora Mucronata yang mampu menyerap karbon tiga hingga lima kali lebih besar dari hutan tropis daratan.

Selain itu, tanaman mangrove dapat memperbaiki ekosistem lahan basah, mendukung kehidupan satwa, dan kehidupan manusia secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan menjaga ekosistem pesisir laut, aktivitas penanaman mangrove di Banyuwangi ini melengkapi 10.879 pohon yang telah ditanam Yayasan AHM di berbagai wilayah Tanah Air sejak tahun 2017.

Selain penanaman mangrove, Yayasan AHM juga melakukan kegiatan bersih pantai yang melibatkan komunitas nelayan setempat serta pelajar dari sekolah mitra binaan AHM.

Baca Juga: PBSI Universitas Jambi Gelar Pameran Jurnalistik yang Pertama

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengungkapkan pentingnya penanaman mangrove karena keistimewaannya sebagai penghasil oksigen sekaligus penyerap CO2, sehingga mampu berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca.

"Kami hadir dan berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Penanaman mangrove ini diharapkan dapat berdampak ganda bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, baik ekologi maupun ekonomi, serta mendukung tercapainya net zero emission pemerintah," ujar Muhib.

KEE Teluk Pangpang merupakan kawasan konservasi mangrove yang memiliki nilai ekosistem penting untuk kelangsungan kehidupan sekaligus sebagai kawasan dilindungi di Jawa Timur. Di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati berupa 12 jenis pohon mangrove, 18 jenis bivalvia, dan 43 jenis burung yang sebagian besar merupakan burung migran.

Baca Juga: Dibawa dari Aceh, Sabu Seberat 4 Kg Digagalkan Ditresnarkoba Polda Jambi, Satu Di Antaranya ASN Imigrasi Riau

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB