Jambiline.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muaro Jambi, Nyai Habibah Najmi, bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Muaro Jambi, menghadiri Rembuk Stunting Desa Lopak Alai tahun 2024 yang digelar di Aula Kantor Desa Lopak Alai, Kumpeh Uluh, pada Kamis (27/6/2024).
Kegiatan Rembuk Stunting ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi, Ny. Habibah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka stunting di Kabupaten Muaro Jambi, dengan tema "Cegah Stunting (Kerdil) itu Penting: Cukupi Gizi, Lengkapi Imunisasi, dan Sanitasi."
Rembuk Stunting ini adalah bagian dari program nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia, yang telah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
Baca Juga: Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono Hadiri Acara Bakti Sosial dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78
Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan target penurunan angka stunting dapat tercapai, khususnya di Kabupaten Muaro Jambi.
Pada kesempatan ini, Habibah selaku Pembina Posyandu Kabupaten Muaro Jambi mengapresiasi pelaksanaan rembuk stunting tingkat desa ini.
Selanjutnya, Ny. Habibah Najmi juga menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Stunting juga mempengaruhi perkembangan otak anak dan meningkatkan risiko penyakit di masa remaja.
Baca Juga: Konser Musik Lentera Fest di Tangerang Batal Digelar, Penonton Marah hingga Curi Fasilitas Vendor
Menurut laporan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi anak balita yang mengalami stunting di Kabupaten Muaro Jambi sebesar 27,2%, tertinggi dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Namun, berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, terjadi penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Muaro Jambi menjadi 12%.
Hal ini membuktikan komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk terus berupaya menurunkan angka stunting di bawah target nasional 14% pada tahun 2024.
Baca Juga: Harga Sawit di Jambi Minggu Ini Nyaris Rp3 Ribu Perkilo, Ini Dia Rinciannya
Sementara itu, pada aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM), di Desa Lopak Alai ditemukan dua kasus anak stunting, ungkap Habibah dalam pidatonya.
Habibah menegaskan pentingnya kesehatan anak-anak bagi pembangunan yang berkelanjutan. Melalui program imunisasi, kita berinvestasi dalam masa depan mereka dengan memberikan perlindungan dari penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka.